UMKM Bogor Didorong Naik Kelas Lewat Sistem Keuangan Digital Sederhana

0 20

BSINews, Bogor – Komunitas UMKM (Usha Mikro, Kecil, dan Menengah) Naik Kelas Bogor bersama tim pengabdian masyarakat dari perguruan tinggi menggelar Focus Group Discussion (FGD) pada Sabtu (30/8). Kegiatan ini menjadi langkah awal penyusunan pelatihan dan penerapan sistem keuangan digital berbasis cloud untuk mendukung UMKM mikro di Kota Bogor.

Hartanti Tekankan Pentingnya Pencatatan Real Time untuk UMKM

FGD yang berlangsung di Bogor Barat dihadiri puluhan pelaku usaha, akademisi, dan tim pendamping. Ketua Komunitas UMKM Naik Kelas, Irfan Efendi, menegaskan bahwa banyak pelaku UMKM mitra masih mencatat laporan keuangan secara manual. Kondisi tersebut berdampak pada lemahnya evaluasi bisnis dan menyulitkan akses terhadap pembiayaan.

Baca juga: Workshop Fullstack Web Development UBSI: Dosen Siap Ciptakan Lulusan Andal di Industri Digital!

Sebagai respons, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dari Program Studi Manajemen Pajak, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Hartanti, memperkenalkan penerapan aplikasi akuntansi berbasis web sederhana. Aplikasi ini memiliki tiga fungsi utama, yakni pencatatan transaksi masuk-keluar, pembuatan laporan laba rugi dan arus kas, serta analisis penjualan dasar.

“Dengan sistem ini, pelaku UMKM dapat mencatat keuangan cukup dari ponsel mereka, tanpa perlu instalasi aplikasi yang rumit. Yang terpenting, mereka bisa memahami kondisi usaha secara real time,” jelas Hartanti dalam keterangan rilis, Sabtu (30/8).

Aplikasi keuangan digital ini dirancang agar mudah diakses melalui browser dan disesuaikan dengan kebutuhan lapangan. Proses implementasi akan didampingi langsung oleh dosen dan mahasiswa UBSI untuk memastikan para pelaku UMKM dapat memanfaatkannya dengan optimal.

Selain fokus pada pencatatan keuangan, program pengabdian masyarakat ini juga meliputi pelatihan manajemen SDM dan pemasaran digital, yang direncanakan berlangsung bertahap selama satu semester.
“Dengan laporan keuangan yang rapi, pelaku UMKM bisa lebih mudah mengevaluasi usaha, mengetahui produk yang paling menguntungkan, dan menyusun strategi pengembangan bisnis di masa depan,” tambah Hartanti.

Baca juga: Cegah Bullying, Dosen UBSI Beri Edukasi Seru di Panti Asuhan Mizan Amanah Solo

Program ini sejalan dengan agenda pembangunan lokal serta target SDG’s, khususnya penciptaan lapangan kerja layak dan penguatan ekonomi berbasis komunitas. Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI berkomitmen mendukung UMKM dalam transformasi digital, baik melalui inovasi teknologi maupun pendampingan berkelanjutan yang melibatkan dosen dan mahasiswa.(Chanunah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.