Pelatihan Bahasa Inggris untuk Tata Pamong Paninggilan Utara Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
BSINews, Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan pemerintahan. Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Pelatihan Daily Conversation Bahasa Inggris untuk Tata Pamong Kelurahan Paninggilan Utara, yang dilaksanakan pada Sabtu (4/10).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UBSI yang bertujuan untuk memperkuat keterampilan komunikasi aparatur pemerintah dalam menghadapi era globalisasi dan memberikan pelayanan publik yang lebih profesional. Pelatihan berlangsung di aula Kelurahan Paninggilan Utara dan diikuti oleh seluruh staf tata pamong dengan antusias tinggi.
Pelatihan Bahasa Inggris untuk Tata Pamong Paninggilan Utara Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Materi pelatihan dipandu oleh Wiruma Titian Adi dari UBSI, yang memiliki latar belakang di bidang Bahasa Inggris. Fokus utama kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan percakapan sehari-hari dalam bahasa Inggris yang kerap ditemui saat berinteraksi dengan warga maupun tamu asing, seperti menyambut tamu, memberikan arahan, hingga menjawab pertanyaan umum.
Dalam sambutannya, Dr. Anisti selaku Dekan Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI menegaskan pentingnya kemampuan bahasa asing di era keterbukaan global. “Kami berharap pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri aparatur kelurahan dalam berbahasa Inggris, tetapi juga menciptakan pelayanan publik yang lebih ramah dan profesional,” ujarnya.
Baca juga: Petani Lele Sumberjaya Dapat Pelatihan OpenAI untuk Dongkrak Pemasaran Digital
Sementara itu, Lurah Paninggilan Utara menyampaikan apresiasi terhadap pelatihan ini yang dinilai bermanfaat dan relevan dengan kebutuhan pelayanan masyarakat saat ini. Dalam kesempatan tersebut ia mengatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada UBSI yang telah memberikan pelatihan ini. Keterampilan berbahasa Inggris sangat penting, apalagi wilayah kami kini semakin berkembang dan terbuka bagi masyarakat dari berbagai latar belakang,” ungkapnya.
Pelatihan ditutup dengan sesi praktik percakapan langsung antar peserta serta pemberian sertifikat partisipasi dari UBSI. Para peserta mengaku pelatihan ini sangat membantu dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memperkuat kapasitas aparatur kelurahan di masa mendatang.(Niken)