UBSI Edukasi Rajin Menabung Sejak Dini di Asrama Asuh LAZNAS Dompet Yatim Dhuafa Jakarta Selatan
BSINews, Jakarta — Kesadaran akan pentingnya pendidikan keuangan sejak dini masih menjadi tantangan di tengah masyarakat. Melihat kondisi tersebut, dosen dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk “Edukasi Rajin Menabung Sejak Dini di Asrama Asuh Lembaga Amil Zakat Nasional (LAZNAS) Dompet Yatim Dhuafa Pesanggrahan Jakarta Selatan” pada Sabtu (4/10) di halaman Asrama Asuh LAZNAS Dompet Yatim Dhuafa.
UBSI Edukasi Rajin Menabung Sejak Dini
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya mengelola keuangan sejak usia muda, khususnya bagi anak-anak usia 12–17 tahun. Para peserta terdiri dari pengelola dan anak-anak asrama yang antusias mengikuti pelatihan interaktif tersebut.
Perwakilan pengelola asrama, Romlah, mengungkapkan bahwa masih banyak orang tua maupun pendidik yang belum memahami cara memberikan pendidikan keuangan dengan tepat kepada anak-anak. “Selama ini kami kurang memahami pentingnya rajin menabung sejak dini. Edukasi seperti ini membantu kami dan anak-anak untuk belajar mengelola uang dengan bijak dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Senin (6/10).
Sebagai narasumber utama, Kemal Al Kindi Mulya dari UBSI menekankan bahwa pendidikan keuangan memiliki peran penting dalam membentuk karakter anak yang mandiri dan bertanggung jawab. “Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Selain moral dan akademik, anak juga perlu dibekali kemampuan mengelola keuangan agar siap menghadapi tantangan kehidupan,” jelasnya.
Sementara itu, Lydia Hardiani, tokoh masyarakat yang turut menjadi narasumber tamu, menambahkan bahwa rendahnya kesadaran pengelolaan keuangan pada anak disebabkan oleh faktor internal maupun eksternal. “Sudah saatnya kita mengenalkan pengelolaan uang sejak dini. Anak-anak perlu tahu bagaimana memanfaatkan uang secara bijak agar mampu mengembangkan soft skill keuangan di masa depan,” tuturnya.
Kegiatan diakhiri dengan sesi praktik dan monitoring langsung mengenai cara mengatur serta mencatat pengeluaran dan tabungan. Anak-anak asrama tampak antusias saat mengikuti arahan dari panitia PkM dan narasumber.
Baca juga : Cegah Bullying, Dosen UBSI Beri Edukasi Seru di Panti Asuhan Mizan Amanah Solo
Salah satu peserta, Athaya, menyampaikan kesannya setelah mengikuti kegiatan tersebut. “Saya sangat senang karena akhirnya tahu bagaimana cara mengelola uang dengan benar. Terima kasih kepada dosen UBSI yang sudah berbagi ilmu, semoga kegiatan seperti ini bisa diadakan lagi,” ujarnya.
Kegiatan PkM ini menjadi wujud nyata komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendukung literasi keuangan dan pemberdayaan masyarakat melalui edukasi praktis yang bermanfaat. (Alisa)