UBSI Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan untuk Keluarga dan UMKM di Komunitas Wanoja Binangkit Kota Bogor
BSINews, Jakarta — Dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Pelatihan Manajemen Keuangan untuk Keluarga dan UMKM” bersama Komunitas Wanoja Binangkit Kota Bogor. Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu (11/10) secara tatap muka sebagai bentuk penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
UBSI Gelar Pelatihan Manajemen Keuangan
Tim pelaksana kegiatan terdiri atas Isnurrini Hidayat Susilowati selaku ketua, dengan anggota Ety Nurhayaty, Ratnawaty Marginingsih, dan Eigis Yani Pramularso. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kontribusi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendukung peningkatan literasi keuangan masyarakat serta pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Pelaksanaan pelatihan didasari oleh permasalahan yang dihadapi anggota Komunitas Wanoja Binangkit, yaitu masih rendahnya pemahaman tentang manajemen keuangan. Banyak anggota yang belum memahami cara pengelolaan keuangan yang baik dan kesulitan dalam memisahkan keuangan keluarga dengan keuangan usaha. Akibatnya, mereka sering menggunakan dana pribadi untuk modal operasional, sehingga sulit menilai apakah usaha yang dijalankan berkembang secara optimal.
Komunitas Wanoja Binangkit sendiri beranggotakan sekitar 100 orang dengan latar belakang profesi dan pendidikan yang beragam, mulai dari ibu rumah tangga, pendidik, PNS, dokter, wirausaha, hingga desainer fesyen. Melalui pelatihan ini, para peserta memperoleh pemahaman praktis mengenai pengelolaan keuangan keluarga, cara menghitung modal usaha, strategi penggunaan dana yang tepat, serta langkah-langkah efektif dalam manajemen keuangan UMKM.
Isnurrini Hidayat Susilowati menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi masyarakat untuk lebih sadar pentingnya pengelolaan keuangan yang baik. “Dengan memahami manajemen keuangan secara benar, keluarga dan pelaku UMKM dapat memisahkan keuangan pribadi dan usaha, sehingga arus kas lebih jelas dan keberlanjutan bisnis bisa terjaga,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Senin (13/10).
Tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan literasi keuangan masyarakat, mendorong pemisahan keuangan pribadi dan usaha, serta membantu peserta melakukan perencanaan dan evaluasi keuangan jangka panjang. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan dapat mengurangi potensi konflik finansial dalam rumah tangga dengan menanamkan pentingnya komunikasi keuangan yang sehat.
Baca juga : Belajar Jadi Seru! UBSI Kenalkan Google Lens untuk Ubah Cara Siswa Memahami Dunia
Peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung. Mereka menyampaikan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru yang dapat langsung diterapkan baik dalam pengelolaan keuangan keluarga maupun dalam menjalankan usaha. Komunitas Wanoja Binangkit berharap kegiatan serupa dapat kembali dilaksanakan dengan tema yang disesuaikan dengan kebutuhan mereka di masa mendatang.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara tim UBSI dan para peserta sebagai simbol kolaborasi dan semangat berbagi ilmu untuk membangun kemandirian finansial di tengah masyarakat. (Alisa)