UBSI Dorong Anggota KSDT Tingkatkan Omset Lewat Workshop Strategi Usaha Mikro
BSINews, Jakarta – Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sukses melaksanakan Workshop “Strategi Peningkatan Omset Usaha Mikro Anggota Koperasi Sejahtera Delapan Tiga (KSDT)”. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (18/10) di Ruangan Koperasi Sejahtera Delapan Tiga, mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, ini bertujuan untuk memberdayakan dan meningkatkan kesejahteraan anggota KSDT yang mayoritas merupakan pelaku usaha mikro. Koperasi Sejahtera Delapan Tiga sendiri didirikan pada 14 Februari 2019 dan berfokus pada membangun kekompakan serta memperkuat ekonomi melalui semangat kebersamaan.
UBSI Dorong Anggota KSDT Tingkatkan Omset Lewat Workshop
Dalam kegiatan ini, tim PkM UBSI menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi oleh anggota koperasi, seperti keterbatasan pengetahuan pemasaran, minimnya modal usaha, dan rendahnya inovasi produk. Untuk menjawab tantangan tersebut, workshop menghadirkan materi utama mengenai strategi pemasaran digital, manajemen keuangan sederhana, serta pengembangan inovasi produk. Kegiatan dilaksanakan dengan metode penyampaian materi, diskusi interaktif, dan studi kasus, sehingga peserta dapat memperoleh pemahaman praktis dalam mengelola usaha.
Menurut ketua pelaksana, Mutiara Praptasari, kegiatan ini diharapkan mampu membuka wawasan peserta mengenai strategi usaha di era digital. “Melalui kegiatan ini, kami ingin membantu anggota KSDT memahami pentingnya literasi digital dan pengelolaan keuangan sederhana agar usaha mereka dapat berkembang lebih optimal,” ungkapnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Senin (20/10).
Pelaksanaan workshop berlangsung lancar dan interaktif dengan dukungan penuh dari tim pelaksana yang terdiri atas penyaji materi Siti Masfufah, yang juga memberikan pendampingan praktik pembuatan laporan keuangan, koordinator peserta dan penyusun proposal Rafika Ludmilla, serta tim dokumentasi dan perlengkapan Nur Abdillah yang dibantu dua mahasiswa, Heni Lina Octavia dan Geradus Mayela Taku. Seluruh tahapan kegiatan, mulai dari pengisian pre-kuesioner, penyampaian materi, hingga post-kuesioner, berjalan sesuai rencana dan mendapat respons positif dari peserta.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, tim PkM UBSI berharap anggota KSDT dapat mengadopsi literasi digital serta memanfaatkan sistem keuangan digital seperti aplikasi koperasi berbasis web atau mobile. Penerapan teknologi tersebut diyakini dapat meningkatkan transparansi, efisiensi, dan kemudahan transaksi bagi para anggota. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui literasi digital, inovasi, dan penerapan teknologi keuangan yang berkelanjutan. (Alisa)