Sinergi UBSI dan SMAN 20 Kabupaten Tangerang Bangun Generasi Melek Teknologi dan Budaya

0 20

BSINews, Tangerang Dalam upaya memperkuat literasi, budaya, dan wawasan teknologi di kalangan pelajar, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tangerang berkolaborasi dengan SMAN 20 Kabupaten Tangerang melalui kegiatan Festival Bulan Bahasa & Edu Fair SMAN 20 Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut akan digelar pada Selasa (28/10), di Lapangan SMAN 20 Kabupaten Tangerang dengan tema “Menjaga Warisan Budaya dalam Berbahasa”. Acara dimulai pukul 07.00 WIB hingga selesai dan diikuti oleh sekitar 1.160 peserta yang terdiri atas guru dan siswa.

UBSI dan SMAN 20 Bangun Generasi Melek Teknologi dan Budaya

Melalui kegiatan ini, UBSI kampus Tangerang memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah atas dalam menyiapkan generasi muda yang berbudaya namun juga adaptif terhadap kemajuan teknologi. UBSI menghadirkan stan informasi yang menampilkan program studi unggulan, beasiswa pendidikan, serta berbagai peluang karier di era digital.

Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi para siswa untuk berinteraksi langsung dengan perwakilan kampus dan mengenal lebih dalam dunia pendidikan tinggi yang selaras dengan kebutuhan industri digital. Mahasiswa UBSI turut berperan aktif memberikan informasi serta berbagi pengalaman inspiratif seputar dunia perkuliahan dan tantangan karier masa depan.

Kepala Kampus UBSI kampus Tangerang, Nandi Susila, menuturkan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkenalkan UBSI sebagai kampus yang berorientasi pada pengembangan teknologi dan kreativitas.

Partisipasi UBSI dalam kegiatan ini tidak hanya sekadar promosi pendidikan tinggi, tetapi juga bentuk dukungan terhadap generasi muda agar siap menghadapi tantangan era digital tanpa meninggalkan nilai budaya yang menjadi jati diri bangsa,” ujarnya.

Baca juga : Sinergi Pendidikan dan Teknologi, UBSI Kampus Cengkareng Bawa Semangat Kepemimpinan ke SMK IP Yakin

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, percaya bahwa kolaborasi semacam ini dapat menjadi jembatan bagi siswa untuk memahami pentingnya pendidikan berbasis teknologi yang berpadu dengan nilai-nilai budaya lokal. Dengan demikian, para pelajar diharapkan mampu berkembang menjadi generasi yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing tinggi.

Kegiatan Festival Bulan Bahasa & Edu Fair ini diharapkan dapat terus menjadi wadah pembelajaran lintas institusi yang mampu menumbuhkan semangat literasi digital, memperkaya wawasan budaya, dan memperkuat sinergi antara dunia pendidikan menengah dengan perguruan tinggi di Indonesia. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.