Mahasiswa UBSI Toreh Prestasi, “Hakpen and Yarn” Siap Berlaga di KMI Expo XVI 2025
BSINews, Jakarta – Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sebagai kampus Digital Kreatid. Tim mahasiswa yang mengusung nama usaha “Hakpen and Yarn” berhasil lolos dalam ajang bergengsi KMI Expo XVI 2025 (Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia) pada Rabu, (29/10). kategori Industri Kreatif, Seni, dan Budaya.
Mahasiswa UBSI Toreh Prestasi, “Hakpen and Yarn” Siap Berlaga di KMI Expo XVI 2025
KMI Expo merupakan ajang nasional yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi. Ajang ini menjadi wadah bagi mahasiswa dari seluruh Indonesia untuk menampilkan inovasi dan karya kreatif yang berpotensi menjadi bisnis berkelanjutan.
Usaha Hakpen and Yarn merupakan karya inovatif mahasiswa UBSI yang bergerak di bidang kerajinan tangan berbasis rajutan (handmade craft). Produk yang dihasilkan mengedepankan nilai estetika, kreativitas, dan keberlanjutan lingkungan, dengan memanfaatkan bahan-bahan ramah lingkungan menjadi produk fungsional bernilai seni tinggi.
Menurut Fuad Nur Hasan, selaku dosen pembimbing, keberhasilan tim Hakpen and Yarn ini menjadi bukti nyata semangat wirausaha mahasiswa UBSI.
“Kami sangat bangga atas pencapaian mahasiswa kami yang berhasil lolos di ajang KMI Expo XVI 2025. Ini menunjukkan bahwa semangat dan kreativitas mahasiswa UBSI terus berkembang. Harapannya, tim Hakpen and Yarn dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berinovasi .” ujar Fuad dalam keterangan rilis Rabu, (29/10).
Baca Juga:UBSI Torehkan Prestasi Nasional Lewat Ide Mahasiswa
Sementara itu, Alfiyatus Saidah, salah satu anggota tim Hakpen and Yarn, mengungkapkan rasa syukur dan semangatnya setelah berhasil lolos ke ajang nasional tersebut.
“Kami sangat bersyukur bisa membawa nama UBSI ke tingkat nasional. Melalui Hakpen and Yarn, kami ingin menunjukkan bahwa kerajinan tangan bisa menjadi peluang bisnis bernilai tinggi yang tetap berkarakter budaya lokal,” ujar Alfiyatus.
Melalui dukungan BSI Entrepreneur Center (BEC) dan Inkubator Bisnis Teknologi (IBT), UBSI terus berkomitmen mencetak wirausahawan muda yang inovatif dan mandiri. Dengan lolosnya tim Hakpen and Yarn ke KMI Expo XVI 2025, UBSI sekali lagi menunjukkan peran aktifnya dalam menumbuhkan ekosistem kewirausahaan di lingkungan kampus serta dunia pendidikan tinggi Indonesia. (Sfkrhm)