Workshop Digital Kreatif Dorong Guru BK Tingkatkan Kompetensi di Era Digital

0 8

BSINews, Tasikmalaya – Bagaimana guru Bimbingan Konseling (BK) bisa lebih kreatif dan adaptif di era digital? Jawabannya hadir di depan mata, Workshop Digital Kreatif yang akan digelar pada Kamis, 30 Oktober 2025, pukul 08.00–12.00 WIB di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tasikmalaya. Kegiatan ini menjadi momen penting bagi para guru untuk memperkuat kompetensi digital mereka sebelum menghadapi tantangan generasi siswa yang serba cerdas secara teknologi.

Kolaborasi 7 Jurus BK dan Pemanfaatan AI Jadi Fokus Utama

Workshop ini terselenggara berkat kolaborasi UBSI kampus Tasikmalaya dengan Musyawarah Guru Bimbingan dan Konseling (MGBK) Sekolah Menengah Atas (SMA) Kota Tasikmalaya, mengusung tema “Kolaborasi 7 Jurus BK dan Optimalisasi Pemanfaatan AI dalam Mewujudkan Guru BK Hebat.” Kegiatan ini merupakan bagian dari Program CerMAI (Cerdas & Mahir AI) yang diinisiasi komunitas DICO (Digital Creative Community), sebagai upaya nyata mendorong literasi digital guru dan tenaga pendidik.

Sejumlah narasumber berkompeten akan hadir untuk berbagi ilmu dan pengalaman. Sutiana, Ketua MGBK SMA Kota Tasikmalaya sekaligus Kepala Sekolah SMA Negeri 8 Tasikmalaya, serta Deddy Supriadi, Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Tasikmalaya, tampil sebagai Keynote Speaker.

Narasumber lainnya antara lain Agung Bailatul Hikmah, Partner DICO, serta Megafitri, dan Senja Wijaya Rahmat, Fasda BK Kota Tasikmalaya. Acara akan dipandu oleh Haerul Fatah, Head of DICO Tasikmalaya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana pembelajaran sekaligus wadah kolaborasi, mendorong guru BK memaksimalkan peran mereka dalam menghadapi tantangan era digital melalui pemahaman teknologi dan pemanfaatan AI.

Baca juga: HIMASI UBSI Kampus Tasikmalaya Didorong Jadi Organisasi yang Tertib dan Kolaboratif

Menurut Agung Bailatul Hikmah, workshop ini lebih dari sekadar pelatihan.

“Guru BK memiliki peran strategis dalam membentuk karakter siswa. Dengan pemahaman teknologi dan pemanfaatan AI, diharapkan guru BK bisa lebih kreatif, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan generasi digital saat ini,” ujarnya dalam keterangan Pers, Rabu (29/10).

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif di Tasikmalaya berharap kegiatan ini menjadi mitra strategis bagi para guru BK. Melalui kolaborasi, inovasi, dan pemanfaatan kecerdasan buatan, workshop ini diharapkan mampu melahirkan pendidik yang kreatif, berdaya saing, dan siap menghadapi perkembangan teknologi pendidikan.(Siti Hafizah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.