DICO Tekankan Pemanfaatan AI untuk Solusi Nyata di Seminar Kemerdekaan Digital UBSI Kampus Tangerang

0 8

BSINews, Tangerang – Bryan Givan, Co-Founder DICO (Digital Creative Community), menjadi salah satu narasumber pada Seminar Kemerdekaan Digital Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tangerang, Selasa (26/8). Dalam kesempatan ini, Bryan menekankan bahwa Artificial Intelligence (AI) bukan sekadar tren, melainkan sebuah kebutuhan yang dapat dijadikan solusi nyata bagi generasi muda. Acara dihadiri guru dan siswa SMA/SMK se-Tangerang serta menghadirkan praktisi dan akademisi AI untuk berbagi pengalaman langsung.

AI untuk Generasi Muda: Dari Pengguna Menjadi Pencipta Solusi

Bryan menjelaskan bahwa pemanfaatan AI sebaiknya diarahkan pada hal-hal praktis.

“AI bukan sekadar tren. Yang harus kita dorong adalah bagaimana siswa, mahasiswa, dan pelaku bisnis bisa menggunakannya untuk menjawab tantangan nyata, mulai dari efisiensi kerja hingga pengembangan inovasi baru,” jelasnya dalam rilis yang diterima, Rabu (27/8).

Baca juga: BKOT Batch 2 UBSI Kampus Tangerang Segera Hadir, Mahasiswa dan Alumni Siap Berbagi Inspirasi

Sebagai Co-Founder DICO, Bryan menegaskan bahwa komunitas digital kreatif dapat menjadi ruang kolaborasi bagi anak muda yang ingin belajar teknologi. Ia menambahkan bahwa generasi muda tidak hanya harus menjadi pengguna teknologi, tetapi juga pencipta solusi berbasis teknologi. Dengan AI, mereka bisa menciptakan karya inovatif yang berdampak positif pada dunia pendidikan dan bisnis.

Dihadapan puluhan peserta, Bryan juga mendorong siswa untuk berani bereksperimen, tidak takut gagal, dan terus belajar. Ia menekankan bahwa ekosistem digital Indonesia akan semakin maju jika terdapat sinergi antara akademisi, komunitas, dan industri. Seminar ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi tersebut dapat diwujudkan.(Siti Hafizah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.