Sosialisasi Program KIP Kuliah: UBSI Pastikan Akses Pendidikan Tinggi Terbuka bagi Semua Mahasiswa
BSINews, Jakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Program KIP Kuliah Tahun Akademik 2025/2026, pada Jumat (26/9) setelah 120 mahasiswa resmi dinyatakan lolos sebagai penerima bantuan pendidikan tersebut. Pengumuman ini berlandaskan hasil seleksi sesuai kriteria ekonomi dan ketentuan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek).
UBSI Pastikan Akses Pendidikan Tinggi Terbuka bagi Semua Mahasiswa
Program KIP Kuliah merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa berprestasi yang berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi. Melalui program ini, penerima berhak memperoleh pembiayaan penuh, meliputi biaya pendidikan dan bantuan biaya hidup selama menjalani masa studi.
Bagian beasiswa UBSI mengundang mahasiswa beserta orang tua atau wali untuk mengikuti sosialisasi penerima KIP Kuliah yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini bertujuan memberikan penjelasan lengkap mengenai hak dan kewajiban peserta program, sekaligus memastikan pelaksanaan bantuan berjalan transparan dan akuntabel.
Sosialisasi dibuka dengan sambutan dari Adi Supriyatna selaku Wakil Rektor II Bidang Non Akademik UBSI. Dalam penjelasannya, Adi menekankan pentingnya komitmen mahasiswa penerima dalam menjalankan aktivitas pembelajaran.
“Mahasiswa penerima KIP Kuliah harus aktif, baik dalam kegiatan akademik maupun non-akademik. Program ini adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Senin (29/9)
Materi sosialisasi kemudian dipaparkan oleh Indarti, Ketua Bagian Beasiswa UBSI. Dalam pemaparannya, Indarti menjelaskan hak-hak yang diterima mahasiswa penerima KIP Kuliah, meliputi biaya hidup, biaya pendidikan, serta fasilitas rekening dan kartu ATM penerima bantuan.
Baca juga : Kuliah Berkualitas Lewat KIP-K di Sukabumi, Cek Daftar Kampusnya di Sini!
Ia juga menyampaikan sejumlah kewajiban yang harus dipenuhi selama program berlangsung, seperti melaporkan IPK setiap semester dengan ketentuan minimal 2,75, melakukan HER mandiri bersama Ketua Program Studi apabila terdapat nilai D atau E, serta aktif mengikuti organisasi atau kegiatan kampus sebagai bentuk pengembangan potensi diri.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari peserta karena memberikan kejelasan terkait prosedur teknis dan aturan program KIP Kuliah. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berharap program ini dapat mendorong mahasiswa lebih termotivasi mencapai prestasi dan memaksimalkan kesempatan belajar tanpa hambatan finansial. (Alisa)