UBSI Dorong Transformasi Digital Kader Dasawisma Lewat Pelatihan Berbasis Microsoft Office

0 32

BSINews, Jakarta- Di era digital yang serba cepat, kemampuan mengelola data secara efektif menjadi kebutuhan penting di semua lini, tak terkecuali di tingkat masyarakat. Menjawab kebutuhan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertajuk Pemberdayaan Kader Dasawisma RT.010 Mampang Prapatan melalui Digitalisasi Berbasis Microsoft Office untuk Pengelolaan dan Pelaporan Data Keluarga.”

Baca juga: Dosen UBSI Latih Ibu-Ibu Majelis Ta’lim Az Zahra Gunakan AI, Tingkatkan Kreativitas dan Omset Usaha

Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 2 November 2025, di Sekretariat RT.010, Jl. Mampang Prapatan 7, Jakarta Selatan, diikuti oleh kader Dasawisma dan warga sekitar dengan antusias tinggi. Tujuan utama dari pelatihan ini adalah membekali para kader dengan keterampilan digital yang praktis, menggantikan sistem pencatatan manual yang kerap menimbulkan kesalahan dan keterlambatan pelaporan.

Ketua pelaksana kegiatan, Khairul Rizal,  menjelaskan bahwa pelatihan ini merupakan solusi konkret terhadap kendala yang dihadapi kader Dasawisma dalam pendataan warga.

“Selama ini pencatatan data keluarga masih dilakukan secara manual, sehingga sering terjadi duplikasi dan keterlambatan pelaporan. Dengan pelatihan Microsoft Office, para kader dapat bekerja lebih cepat, akurat, dan efisien,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Senin (03/11).

Dalam pelatihan ini, peserta tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung penggunaan Microsoft Excel untuk pengelolaan data rumah tangga, Word untuk penyusunan laporan, serta PowerPoint untuk menyajikan data secara menarik. Melalui pendekatan interaktif, para kader Dasawisma diajak membuat format data digital yang siap diterapkan dalam kegiatan administrasi RT sehari-hari.

Kegiatan ini dipandu oleh tim dosen UBSI yang terdiri dari Nur Alam, Yuris Alkhalifi, Amir serta dua mahasiswa, Yusuf Jordi Richardo dan Arya Pura. Kolaborasi antara dosen dan mahasiswa ini menjadi contoh nyata implementasi pembelajaran berbasis proyek dan pengabdian langsung kepada masyarakat.

Antusiasme dan rasa syukur tampak dari para peserta yang mengikuti pelatihan sejak pagi. Salah satunya datang dari Ketua RT.010, Heni Sumarni, yang mengaku merasakan langsung manfaat kegiatan ini bagi kader Dasawisma di lingkungannya.

“Pelatihan ini sangat membantu kami menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Sekarang para kader bisa mendata warga dengan lebih cepat dan rapi. Ini bukti bahwa teknologi bisa mempermudah kerja masyarakat di tingkat akar rumput,” jelas Heni Sumarni.

Melalui kegiatan ini, UBSI menargetkan 90% kader Dasawisma di RT.010 mampu mengelola data keluarga secara digital, sehingga seluruh 151 kepala keluarga memiliki data yang terdokumentasi dengan baik dalam enam bulan ke depan.

Baca juga: Dosen UBSI Latih PKK Tanjung Priok Bikin Konten Promosi Kreatif di Media Sosial

Pelatihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat kemandirian dan literasi digital di kalangan perempuan. Dengan langkah kecil ini, UBSI berharap dapat terus memperluas perannya dalam mendorong transformasi digital di tingkat masyarakat, serta mewujudkan visi menjadi kampus yang berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Leave A Reply

Your email address will not be published.