Warga Tegal Parang Makin Mudah Paham Program RT Berkat Workshop UBSI
BSINews,Tegal – Guna meningkatkan efektivitas sosialisasi program kerja, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sebagai kampus Digital Kreatif menggelar workshop pembuatan presentasi kreatif bagi pengurus RT 10 RW 003 Tegal Parang, Jakarta Selatan. Kegiatan ini bertujuan membekali pengurus RT dengan keterampilan membuat presentasi yang menarik dan informatif menggunakan Microsoft Powerpoint.
Warga Tegal Parang Makin Mudah Paham Program RT Berkat Workshop UBSI
Komunikasi yang efektif menjadi kunci penting dalam menjembatani aspirasi warga dan informasi dari pemerintah. Rukun Tetangga (RT) sebagai lembaga kemasyarakatan memiliki peran vital dalam hal ini. Workshop ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pengurus RT dalam menyampaikan program kerja dan informasi penting lainnya kepada warga dengan lebih mudah dipahami.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan pada Minggu, 2 November 2025, di Jl. Mampang Prapatan VII RT.010/003 Tegal Parang, Jakarta Selatan. Tim pengabdian masyarakat terdiri dari Leliyanah, Hanafi Eko Darono, Sri Hardani, Endah Wiji Lestari, serta dua mahasiswa, Aditya Rindu Pangestu dan Muhammad Mirajkrismana.
Leliyanah, selaku ketua pelaksana, menekankan pentingnya keterampilan presentasi bagi pengurus RT.
“Pengurus RT memiliki peran penting dalam menjembatani komunikasi antara warga dengan pemerintah. Dengan presentasi yang baik, untuk menyampaikan program kerja maupun informasi lain kepada warga, diharapkan memudahkan warga dalam menerima dan memahami informasi yang disampaikan,” ujarnya dalam keterangan rilis Senin (3/11).
Baca Juga:Siswa SMPN 14 Bogor Jadi ‘Anak AI’, Dibekali Skill Kreatif oleh Mahasiswa UBSI
Ketua RT 10 RW 003 Tegal Parang, Heni Sumarni, menyambut baik inisiatif ini. Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengurus untuk meningkatkan kualitas penyampaian informasi.
“Kami ingin setiap program kerja RT bisa dipahami dengan jelas oleh warga. Melalui presentasi yang menarik dan kreatif, pesan akan lebih mudah diterima dan diingat,” kata Heni.
Diharapkan, setelah mengikuti workshop ini, pengurus RT mampu membuat dan menyampaikan presentasi program kerja dengan lebih percaya diri, inovatif, dan efektif, sehingga komunikasi antara pengurus dan warga menjadi semakin terbuka dan produktif. (Sfkrhm)