BSINews, Bekasi – Menjadi orang tua di era digital bukanlah hal mudah. Tantangan membesarkan anak di tengah derasnya arus teknologi menuntut kebijaksanaan, pemahaman, dan komunikasi yang hangat antara orang tua dan anak. Kesadaran inilah yang menjadi latar terselenggaranya Seminar Parenting bertema “Peran Orang Tua dalam Menjaga Pergaulan Era Digital”, hasil kolaborasi antara Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kaliabang dan Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Babelan. Kegiatan berlangsung di Hall C BSI Convention Center pada Sabtu (18/10).
Seminar Parenting UBSI Kampus Kaliabang Bangkitkan Kesadaran Orang Tua di Dunia Digital
Suasana penuh antusias tampak di Hall C BSI Convention Center. Bagi sebagian besar peserta, kegiatan ini bukan sekadar seminar, tetapi ruang refleksi untuk memahami kembali tantangan besar dalam mendampingi anak di zaman serba digital. Para orang tua diajak untuk memahami bagaimana dunia digital memengaruhi perilaku dan cara bergaul anak-anak mereka.
Salah satu peserta, Ibu Nur Aini, orang tua siswa kelas XI, mengaku sangat bersyukur bisa mengikuti kegiatan ini.
“Kadang kami sebagai orang tua kalah cepat dari anak-anak soal teknologi. Setelah ikut seminar ini, saya jadi paham cara mengawasi anak tanpa membuat mereka merasa dikekang,” ungkapnya dalam keterangan rilis, Rabu (22/10).
Kegiatan dibuka oleh Muhamad Tabrani, Kepala Kampus UBSI Kaliabang, yang menekankan pentingnya pendampingan orang tua agar anak-anak tidak terjebak dalam dampak negatif dunia digital. Ia juga memperkenalkan peluang beasiswa yang tersedia di UBSI kampus Kaliabang sebagai bentuk dukungan pendidikan berkelanjutan bagi generasi muda.
Baca juga: Suara Hati Orang Tua di BKOT UBSI Kaliabang: “Saya Jadi Tenang Kuliahin Anak di Sini”
Kemudian, Sri Winanti, Kepala Sekolah SMAN 2 Babelan, turut memberikan sambutan dengan penuh empati. Ia menegaskan bahwa kolaborasi sekolah dan orang tua adalah kunci dalam membentuk karakter siswa di tengah derasnya arus digital.
Sesi yang paling ditunggu para peserta adalah pemaparan Lia Admadja, seorang konselor dan trainer dari Rumah Parenting. Melalui gaya penyampaian yang hangat dan interaktif, Lia mengajak orang tua untuk menjadi sahabat anak di dunia digital, bukan hanya pengontrol.
“Orang tua perlu hadir bukan hanya secara fisik, tapi juga secara emosional. Jadilah tempat anak berbagi, bukan hanya tempat mereka diatur,” ujarnya disambut tepuk tangan peserta.
Banyak peserta merasa tersentuh dan mendapatkan wawasan baru dari seminar ini. Mereka berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut agar komunikasi antara sekolah, orang tua, dan anak semakin kuat.
“Terima kasih UBSI dan SMAN 2 Babelan, semoga acara seperti ini rutin diadakan. Kami butuh banyak belajar agar bisa jadi orang tua yang tidak gagap teknologi,” tutup Ibu Nur Aini dengan senyum.
Melalui kegiatan ini, UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif bersama SMAN 2 Babelan berhasil menghadirkan suasana edukatif yang inspiratif—mendorong orang tua untuk tumbuh bersama anak-anak mereka di era digital yang terus berkembang.(Dina Olivia)