Tari Jaipong Kembang Gadung Warnai Indonesia Cerdas Fest 2025 di UBSI Kampus Karawang

0 12

BSINews, Karawang – Seni tradisi tidak pernah kehilangan tempatnya di hati generasi muda. Di tengah gempuran digital dan kreativitas modern, budaya tetap berdiri sebagai identitas yang melekat kuat. Semangat inilah yang tampak dalam perayaan Indonesia Cerdas Fest 2025, ketika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif menampilkan kolaborasi unik antara pendidikan dan seni. Kemeriahan tersebut semakin terasa lewat penampilan Tari Jaipong Kembang Gadung di Aula UBSI kampus Karawang, pada Kamis (30/10)

Mahasiswa BJU Tampilkan Kreativitas dan Pelestarian Budaya dalam Seminar Indonesia Cerdas Fest 2025

Aula UBSI kampus Karawang bergemuruh oleh tepuk tangan dan sorak kagum penonton saat Tari Jaipong Kembang Gadung ditampilkan dalam rangkaian Indonesia Cerdas Fest 2025. Tarian ini, dibawakan dengan penuh energi oleh Adelina, Bintang Ayudya Pratiwi, dan Keysha Chalisa Nurcholiq selaku tiga mahasiswa penerima Beasiswa Jalur Undangan (BJU), mereka mempersembahkan keindahan budaya yang selaras dengan semangat akademik acara, berhasil memikat perhatian ribuan peserta yang hadir.

Pertunjukan Tari Jaipong menjadi momen penyegar di antara sesi seminar dan sambutan para tokoh pendidikan. Gerakan gemulai yang berpadu dengan hentakan ritmis khas Sunda mencerminkan karakter mahasiswa UBSI kampus Karawang yang kreatif, dinamis, dan mencintai budaya lokal meski berada di tengah arus digitalisasi pendidikan.

Lebih dari sekadar hiburan, Tari Jaipong Kembang Gadung hadir sebagai simbol kuat pelestarian budaya di lingkungan akademik. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan industri digital, penampilan ini mengingatkan generasi muda akan pentingnya menjaga akar budaya daerah.

Baca juga: Testimoni Penerima BJU 2024 Warnai Indonesia Cerdas Fest 2025 di UBSI Kampus Karawang

Adelina sebagai salah satu penari, menyampaikan kebanggaannya bisa membawakan tarian tradisional di hadapan ribuan mahasiswa penerima beasiswa dari berbagai kampus UBSI.

“Kami ingin menunjukkan bahwa mahasiswa beasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga punya kepedulian terhadap budaya bangsa. Melalui Jaipong, kami ingin memperkenalkan keindahan budaya Sunda kepada teman-teman dari seluruh Indonesia,” ujarnya dalam keterangan rilis, Kamis (06/11).

Gerakan geol, ketuk tilu, dan ngibing dipadukan dengan musik gamelan modern menciptakan harmoni antara tradisi dan inovasi, sejalan dengan nilai Indonesia Cerdas Fest 2025 yang mengusung pendidikan, kreativitas, dan kecerdasan budaya.

Acara yang dimulai pukul 13.00 WIB dibuka dengan sambutan dari Hasan Basri selaku Kepala Kampus UBSI kampus Karawang. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa pendidikan merupakan investasi terbaik yang menentukan masa depan bagi para mahasiswa penerima BJU.

Setelah melalui beberapa rangkaian sambutan dan sesi talkshow inspiratif, Tari Jaipong hadir sebagai jeda penuh warna yang menghidupkan suasana aula. Hasan Basri menilai kehadiran tarian tradisional di acara akademik memiliki makna mendalam.

“Mahasiswa harus cerdas secara intelektual sekaligus memiliki kecintaan terhadap budaya bangsa. Tari Jaipong ini adalah contoh konkret bagaimana tradisi bisa hidup berdampingan dengan dunia modern dan akademik,” ujarnya.

Pertunjukan tersebut bukan hanya menambah daya tarik acara, tetapi juga menjadi representasi identitas mahasiswa UBSI yang bangga pada keberagaman budaya Nusantara. Di tengah fokus mereka pada teknologi, bisnis, dan digitalisasi, nilai budaya tetap menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter.

Baca juga: Mahasiswi UBSI Kampus Karawang Raih Prestasi Gemilang di PON Beladiri Judo 2025

Suasana hangat dan penuh antusiasme terasa ketika ribuan mahasiswa menyaksikan setiap gerakan Tari Jaipong Kembang Gadung. Alunan musik tradisional berpadu dengan kostum merah dan emas yang mencerminkan keberanian serta semangat muda.

Menurut salah satu panitia, pemilihan Tari Jaipong bukan tanpa alasan.

“Tari Jaipong kami pilih karena tarian ini merepresentasikan semangat juang dan kebanggaan terhadap budaya sendiri. Semangat itu sama seperti perjuangan mahasiswa beasiswa yang berusaha keras meraih masa depan,” ujarnya.

Melalui semarak Tari Jaipong Kembang Gadung, Indonesia Cerdas Fest 2025 menjadi lebih dari sekadar ajang seminar dan pemberian beasiswa. Acara ini menjelma menjadi perayaan identitas, kreativitas, dan kecintaan terhadap Indonesia.

Penampilan mahasiswa UBSI kampus Karawang ini menegaskan bahwa generasi muda memegang peran penting dalam menjaga warisan budaya sambil tetap beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Di tengah derasnya arus globalisasi, Tari Jaipong tampil sebagai jembatan harmonis antara tradisi dan masa depan.

Dengan semangat itu, UBSI kampus Karawang terus berkomitmen mencetak generasi yang unggul tidak hanya di bidang akademik dan teknologi, tetapi juga dalam kepekaan sosial dan kebanggaan terhadap budaya bangsa.

Melalui gemulai Tari Jaipong, tersampaikan pesan indah bahwa kecerdasan sejati bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga kemampuan menghargai akar budaya yang membentuk identitas bangsa.(Dina Olivia)

Leave A Reply

Your email address will not be published.