BSINews, Depok – Aula SMK Citra Negara Depok, pada Sabtu (18/10) dipenuhi semangat. Ratusan siswa berkumpul, menanti sosok inspiratif yang akan berbagi cerita tentang dunia digital. Mereka bersorak ketika Nabila Rohimah, mahasiswi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Margonda, jurusan Ilmu Komunikasi sekaligus selebgram, naik ke panggung dan menyapa dengan senyum ramah.
Dalam sesi bertajuk “Belajar Jadi Konten Kreator”, Nabila menceritakan perjalanan awalnya sebagai pembuat konten dari nol hingga dikenal banyak orang di media sosial. “Dulu aku juga bingung mulai dari mana, tapi aku percaya setiap ide itu punya makna,” ujarnya di hadapan para peserta yang menyimak dengan antusias.
Selama dua jam, Nabila mengajak siswa memahami bagaimana membuat konten yang tidak hanya menarik perhatian, tapi juga memberi nilai positif bagi penonton. Ia menekankan pentingnya konsistensi, kejujuran, dan tanggung jawab dalam setiap karya digital. Sesi praktik pun berlangsung meriah saat para siswa diminta membuat video pendek dengan ponsel mereka.
Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Digital Creative Community (DICO) dan UBSI, yang secara konsisten mengembangkan potensi generasi muda di bidang kreatif digital. Tidak hanya Nabila, acara juga diisi oleh Taat Kuspriyono, Kepala Kampus UBSI kampus Margonda sekaligus partner of DICO, yang membawakan materi tentang storytelling efektif untuk menarik minat audiens.
Taat menjelaskan bahwa kekuatan cerita mampu membuat sebuah merek lebih dekat dengan masyarakat. Ia menyontohkan kampanye global yang sukses menggunakan pendekatan naratif. “Brand besar seperti Dove dengan Real Beauty atau Nike dengan Find Your Greatness berhasil karena mereka bercerita dengan hati,” kata Taat, dalam paparannya.
Menurutnya, ada empat elemen penting dalam membangun storytelling yang kuat: menentukan tokoh atau hero, menemukan konflik, menghadirkan solusi dengan produk sebagai pahlawan, dan menyampaikan pesan moral yang relevan.
“Cerita yang baik bukan soal menjual produk, tapi menyentuh sisi emosional audiens,” tambah Taat.
Baca juga: Edufair UBSI Kampus Margonda Hadirkan Pengalaman Seru di SMA Negeri 12 Depok
Kepala Sekolah SMK Citra Negara, Abdul Kodir Zaelani, mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai workshop ini sejalan dengan kebutuhan pelajar zaman sekarang yang hidup di era digital.
“Kami berharap kerja sama dengan UBSI terus berlanjut, agar siswa bisa belajar langsung dari para praktisi yang berpengalaman,” tuturnya.
Workshop ini menjadi wadah pembelajaran sekaligus inspirasi bagi para pelajar untuk lebih bijak dan kreatif dalam berkarya di dunia digital. Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dan DICO menunjukkan komitmen nyata dalam membekali generasi muda dengan keterampilan komunikasi dan literasi digital yang relevan dengan perkembangan zaman.