PKM UBSI Kampus Karawang Wujudkan Pendidikan Karakter Berbasis Nilai Pancasila di SDN Lemah Abang IV
BSINews, Karawang – Menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini merupakan langkah penting dalam membangun karakter generasi penerus bangsa. Semangat itulah yang dihidupkan oleh mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem Informasi (SI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Penerapan Nilai-Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari”. UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif hadir di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Lemah Abang IV, Karawang, untuk memberikan edukasi interaktif kepada siswa sekolah dasar tentang pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, pada Senin (27/10).
Melalui Kegiatan PKM, Mahasiswa UBSI Ajak Siswa Pahami dan Amalkan Nilai Pancasila dalam Kehidupan Sehari-hari
Kegiatan ini menjadi ajang edukatif yang bertujuan memperkuat pemahaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila di kalangan pelajar. Tidak sekadar mengajarkan hafalan lima sila, mahasiswa UBSI kampus Karawang menghadirkan pendekatan pembelajaran yang interaktif, menyenangkan, dan mudah dicerna oleh anak-anak.
Dosen pembimbing kegiatan, Silvia Nanda Putri Erito, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi mahasiswa terhadap pembentukan karakter generasi muda.
“Kami ingin anak-anak memahami bahwa Pancasila bukan hanya teks dalam buku pelajaran, tetapi nilai hidup yang bisa diterapkan di rumah, sekolah, dan lingkungan,” ujarnya dalam keterangan rilis, Kamis (30/10).
Nilai-nilai Pancasila sejatinya menjadi fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. Namun, penerapan nilai luhur tersebut perlu terus ditanamkan sejak usia dini agar tidak sekadar menjadi semboyan. Melalui kegiatan di SDN Lemah Abang IV ini, mahasiswa UBSI berupaya menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik kehidupan sehari-hari.
Baca juga: Testimoni Penerima BJU 2024 Warnai Indonesia Cerdas Fest 2025 di UBSI Kampus Karawang
Kegiatan dipimpin oleh Wilda Bidayatil Parohah selaku ketua kelompok, bersama Izzatul Arifah, Dyandra Darilsyah, dan Vito Dwi Cahyanto. Keempatnya berkolaborasi dalam menyusun materi dan merancang metode pembelajaran yang menarik bagi siswa sekolah dasar.
Dalam sesi pembelajaran yang dikemas kreatif, para mahasiswa memperkenalkan setiap sila Pancasila melalui permainan edukatif, diskusi ringan, dan simulasi perilaku sehari-hari. Misalnya, sila kedua “Kemanusiaan yang adil dan beradab” diterapkan melalui kegiatan berbagi alat tulis dan kerja sama dalam kelompok kecil.
Salah satu anggota kelompok, Dyandra Darilsyah, mengaku mendapatkan pengalaman berharga.
“Anak-anak sangat antusias. Mereka cepat memahami arti saling menghargai dan gotong royong ketika kami kaitkan dengan hal-hal sederhana di sekitar mereka,” tuturnya.
Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan siswa, tetapi juga melatih empati sosial para mahasiswa. Mereka belajar mengomunikasikan nilai-nilai besar seperti toleransi, keadilan, dan persatuan dalam bahasa yang ringan dan kontekstual.
Menurut para dosen UBSI kampus Karawang, kegiatan PKM seperti ini merupakan bentuk pendidikan karakter yang aplikatif dan berkelanjutan. Antusiasme siswa SDN Lemah Abang IV pun terlihat dari partisipasi aktif mereka selama sesi berlangsung. Anak-anak bertanya, bercerita, dan menulis kesan setelah kegiatan usai, sebagian besar mengaku pembelajaran tentang Pancasila kali ini terasa lebih menyenangkan dan mudah dipahami.
Nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi bagian dari kurikulum, tetapi harus dihidupkan dalam perilaku sehari-hari. Melalui kegiatan pengabdian ini, mahasiswa UBSI kampus Karawang menegaskan pentingnya membentuk karakter anak bangsa yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak dan berempati.
Baca juga: UBSI Karawang Tawarkan “Beasiswa Kuliah” Lewat Prodi Unggulan, Jadi Solusi Pendidikan Terjangkau
Pada sesi penutup, mahasiswa mengajak para siswa menuliskan pesan moral yang mereka dapatkan. Dari tulisan-tulisan itu, tampak kesadaran baru bahwa kejujuran, kerja sama, dan sikap saling menghormati bisa dimulai dari hal-hal kecil seperti membantu teman atau menjaga kebersihan kelas.
“Pancasila bukan sekadar dasar negara, tapi pedoman hidup bangsa. Mari wujudkan nilai-nilainya dalam setiap langkah kita sehari-hari,” ujar Wilda Bidayatil Parohah menutup sesi dengan penuh semangat.
Kegiatan PKM di SDN Lemah Abang IV bukan hanya memperkuat pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila, tetapi juga menegaskan komitmen UBSI kampus Karawang dalam menanamkan pendidikan karakter kepada mahasiswanya. Melalui kegiatan ini, kampus turut berperan membangun masyarakat yang harmonis, disiplin, dan saling menghargai perbedaan.
Pancasila menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk memahami bahwa ilmu dan pengabdian adalah dua hal yang saling melengkapi, keduanya menjadi bekal penting dalam membentuk generasi muda yang unggul, kreatif, dan berintegritas.
Dengan semangat tersebut, UBSI kampus Karawang terus berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya kompeten di bidang akademik, tetapi juga berjiwa sosial dan siap menghadapi tantangan dunia kerja serta industri digital dengan berlandaskan nilai-nilai Pancasila.(Dina Olivia)