Pusat Indeks OBE Gencarkan Implementasi Kurikulum Adaptif, UBSI Mantapkan Diri Sebagai Kampus Digital Kreatif
BSINews, Purwokerto — Upaya peningkatan kualitas pendidikan melalui pendekatan Outcome-Based Education (OBE) semakin gencar. Pusat Indeks Kematangan OBE (PIKOBE) yang dibentuk oleh APTIKOM menggelar workshop di Purwokerto pada Kamis, (6/11), untuk memantapkan kurikulum berbasis capaian. Acara ini dihadiri oleh para akademisi, pengelola program studi, dan praktisi pendidikan dari berbagai daerah, termasuk perwakilan dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, yang terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri.
Pusat Indeks OBE Gencarkan Implementasi Kurikulum Adaptif, UBSI Mantapkan Diri Sebagai Kampus Digital Kreatif
Workshop ini menghadirkan Prihandoko, Ketua PIKOBE APTIKOM, sebagai narasumber utama. Fokus kegiatan ini adalah memperkuat pemahaman tentang indikator dan standardisasi penerapan kurikulum OBE, serta meningkatkan tingkat kematangan institusi pendidikan dalam implementasinya. Pengukuran kematangan OBE oleh PIKOBE mencakup aspek kunci seperti perencanaan, implementasi, evaluasi, dan tindak lanjut (Check & Act).
Prihandoko menegaskan bahwa pendekatan OBE bukan sekadar mengganti kurikulum, tetapi menjamin lulusan memiliki capaian pembelajaran yang terukur, relevan dengan kebutuhan industri maupun masyarakat. Ia menambahkan bahwa monitoring dan evaluasi yang konsisten menjadi pilar keberhasilan.
Chandra kesuma kepala kampus UBSI kampus purwokerto menyampaikan. “bahwa kegiatan ini memberikan insight baru tentang bagaimana memetakan capaian pembelajaran, merancang sistem evaluasi berbasis OBE, dan menyusun strategi perbaikan berkelanjutan. Data terbaru menunjukkan bahwa beberapa program studi telah meraih peringkat tinggi dalam pemeringkatan PIKOBE APTIKOM, termasuk predikat Gold Band dalam PIKOBE Rankings 2025, yang mengindikasikan keseriusan institusi pendidikan dalam menindaklanjuti acuan kematangan OBE”. ujarnya dalam keterangan rilis Senin (10/11).
Baca Juga:Prodi Sistem Informasi UBSI Berpartisipasi dalam Klinik 8 PIKOBE di Rakornas APTIKOM 2025
Penyelenggara menekankan bahwa workshop ini adalah langkah strategis dalam memperkuat tanggung jawab institusi pendidikan terhadap kualitas lulusan. Dengan mengadopsi indikator kematangan OBE yang dikembangkan oleh PIKOBE, lembaga-lembaga pendidikan diharapkan semakin siap menghadapi tuntutan global dan kebutuhan dunia kerja. Workshop PIKOBE di Purwokerto ini menjadi momentum penting dalam transformasi pendidikan menuju kurikulum yang lebih adaptif, terukur, dan berpihak pada hasil pembelajaran. (Sfkrhm)