Prodi Sistem Informasi UBSI Berpartisipasi dalam Klinik 8 PIKOBE di Rakornas APTIKOM 2025
BSINews, Lampung – Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Asosiasi Perguruan Tinggi Informatika dan Komputer (APTIKOM) 2025, berbagai klinik tematik digelar untuk memperkuat kapasitas akademisi dan pengelola program studi di bidang informatika dan komputer. Kegiatan ini menjadi forum berbagi praktik terbaik serta ruang diskusi interaktif antara akademisi, pengelola program studi, dan narasumber ahli dalam membahas isu strategis pendidikan tinggi, seperti kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), akreditasi, pengembangan riset, dan inovasi. Kegiatan ini berlangsung pada Kamis, 9 Oktober 2025, di Hotel Novotel Bandar Lampung.
APTIKOM berkomitmen memastikan transformasi pendidikan tinggi informatika di Indonesia berlangsung secara sistematis, terukur, dan sesuai dengan standar global. Salah satu sesi yang menarik perhatian besar pada Rakornas tahun ini adalah Klinik 8: Mengenal Pusat Indeks Kematangan OBE (PIKOBE).
UBSI Berpartisipasi dalam Klinik 8 PIKOBE di Rakornas APTIKOM 2025
Pusat Indeks Kematangan Outcome Based Education (PIKOBE) merupakan lembaga di bawah APTIKOM yang berperan penting dalam merancang kriteria, tolok ukur, dan metrik untuk menilai efektivitas penerapan OBE di perguruan tinggi. PIKOBE menyediakan kerangka indikator dan metrik objektif yang membantu institusi melakukan evaluasi internal maupun perbandingan antarprogram studi. Melalui panduan ini, perguruan tinggi dapat menyesuaikan proses pembelajaran dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan teknologi.
Melalui Klinik 8, APTIKOM memperkenalkan pendekatan komprehensif bagi perguruan tinggi dalam menilai dan meningkatkan penerapan OBE di lingkungan akademik. Sesi ini memberikan pemahaman mendalam tentang konsep, indikator kematangan, serta strategi evaluasi berkelanjutan agar mutu pendidikan berbasis capaian dapat terus meningkat.
Dalam kesempatan tersebut, Program Studi Sistem Informasi (SI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) turut berpartisipasi aktif sebagai bagian dari komitmen Kampus Digital Kreatif dalam memperkuat penerapan pendidikan berbasis capaian dan meningkatkan kapasitas akademik di lingkungan perguruan tinggi informatika.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Muhammad Iqbal sebagai narasumber, yang memberikan pemaparan komprehensif mengenai konsep dan peran PIKOBE sebagai alat ukur kematangan penerapan OBE di perguruan tinggi. Materi yang disampaikan mencakup penyusunan capaian pembelajaran, perancangan kurikulum berbasis kompetensi, penilaian berbasis hasil, hingga tindak lanjut evaluasi dan pengembangan berkelanjutan.
Baca juga: UBSI Berpartisipasi Aktif di Rakornas APTIKOM 2025: Perkuat SDM TI di Era Cybersecurity dan AI
Kaprodi Sistem Informasi UBSI Sukabumi, Agung Wibowo, menyampaikan bahwa keterlibatan UBSI dalam Klinik 8 merupakan langkah strategis untuk memperkuat penerapan kurikulum berbasis OBE di tingkat program studi.
“Klinik PIKOBE memberi kami kesempatan untuk memahami lebih dalam standar dan tolok ukur yang digunakan dalam penerapan OBE. Melalui kegiatan ini, kami dapat mengevaluasi sejauh mana kesiapan prodi dalam menerapkan pembelajaran berbasis capaian, sekaligus menyusun langkah konkret untuk peningkatannya,” ujar Agung Wibowo.
Partisipasi Prodi Sistem Informasi UBSI dalam kegiatan ini menjadi bukti keseriusan kampus dalam meningkatkan mutu pendidikan sekaligus memperkuat posisi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif di kancah pendidikan tinggi berbasis teknologi informasi. Langkah ini juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap visi APTIKOM untuk mendorong terciptanya ekosistem pendidikan tinggi informatika yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.(Tiara Sari)