UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Pemberdayaan Anak Asuh Lewat Edukasi Internet Sehat dan Konten Digital

0 113

BSINews, Tangerang Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Pemberdayaan Anak Asuh Melalui Edukasi Internet Sehat dan Pelatihan Konten Kreatif Digital” pada Sabtu (29/11) di Rumah Yatim Karawaci, Kota Tangerang. Program ini menjadi upaya UBSI dalam memperkuat literasi digital bagi anak-anak asuh tingkat SMP agar mampu memanfaatkan teknologi secara aman dan produktif.

Rumah Yatim Karawaci merupakan lembaga sosial yang berfokus pada pendidikan dan pembinaan karakter bagi anak yatim serta dhuafa. Berdasarkan observasi, ditemukan bahwa sebagian besar anak sudah terbiasa menggunakan gawai namun belum memahami etika digital, keamanan data pribadi, serta pemanfaatan internet untuk kegiatan produktif. Ketimpangan ini membuat mereka rentan terhadap paparan konten negatif maupun risiko kejahatan siber.

UBSI Gelar Pengabdian Masyarakat untuk Pemberdayaan Anak Asuh Lewat Edukasi Internet Sehat dan Konten Digital

Menanggapi hal tersebut, UBSI merancang program yang mengintegrasikan edukasi internet sehat dan pelatihan teknis pembuatan konten digital. Ketua pelaksana kegiatan, Sigit Adi Pratama, menjelaskan pentingnya literasi digital bagi generasi muda.

“Internet bukan hanya tempat hiburan. Anak-anak perlu dibimbing agar mampu memanfaatkannya untuk belajar, berkarya, dan melindungi diri dari risiko digital,” ujarnya.

Kegiatan dibagi menjadi tiga sesi utama. Pada sesi pertama, peserta mendapat materi Internet Sehat dan Aman, mulai dari mengenali hoaks, bahaya cyberbullying, keamanan sandi, hingga risiko phishing. Materi disampaikan secara interaktif dengan studi kasus yang relevan bagi remaja.

Baca juga: Aksi Bersih Mahasiswa UBSI Kampus Pontianak di Rumah Radang Wujudkan Kepedulian Budaya Generasi Muda

Sesi kedua fokus pada pelatihan penggunaan email yang baik dan benar. Peserta diajarkan membuat akun, memahami fitur dasar, serta etika menulis email formal. Selain itu, anak-anak dikenalkan aplikasi pertemuan daring seperti Zoom dan Google Meet untuk menunjang kebutuhan pembelajaran modern.

Sesi ketiga merupakan workshop pembuatan konten positif menggunakan aplikasi Canva. Peserta belajar membuat poster bertema motivasi atau dakwah singkat. Setiap anak menghasilkan satu karya digital sebagai hasil penerapan metode project-based learning.

Untuk keberlanjutan program, tim pengabdian menyediakan modul Internet Sehat sebagai materi ajar lanjutan yang dapat digunakan pengurus Rumah Yatim. UBSI berharap kegiatan ini dapat membentuk lingkungan belajar yang adaptif dan aman.

Sigit menambahkan harapannya agar anak-anak dapat tumbuh sebagai generasi kreatif, kritis, dan cakap digital dalam menghadapi tantangan masa depan.

Melalui kegiatan ini, UBSI kembali menegaskan komitmennya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, layanan sosial, dan literasi digital. Kerja sama dengan Rumah Yatim Karawaci diharapkan dapat terus berlanjut untuk mendukung pengembangan karakter serta kompetensi anak asuh.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.