UBSI Kampus Tangerang Gelar Bakti Sosial, Hadirkan Kebahagiaan untuk Anak Panti Asuhan
BSINews, Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui mahasiswanya dari Program Studi Akuntansi menggelar kegiatan bakti sosial bertajuk “Makan Bersama Anak Yatim” sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, (23/11) di Jl. TMP Taruna No.26/6B, Sukaasih, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, dan diikuti oleh mahasiswa UBSI Kampus Tangerang bersama anak-anak dari Panti Asuhan PYI Yatim Taruna.
UBSI Kampus Tangerang Gelar Bakti Sosial, Hadirkan Kebahagiaan untuk Anak Panti Asuhan
Kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan empati dan solidaritas sosial di kalangan mahasiswa, sekaligus memberikan dukungan moral bagi anak-anak yatim. Selain makan bersama, rangkaian acara mencakup permainan edukatif, sesi motivasi, pembagian hadiah, serta penyerahan bantuan kebutuhan pokok kepada pihak panti.
Ketua pelaksana, Nadia, menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan materi, tetapi juga kebersamaan dengan anak-anak panti.
“Kami berharap kegiatan ini dapat mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat, sekaligus mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap sesama,” ujarnya.
Pihak panti juga memberikan apresiasi atas kepedulian mahasiswa UBSI yang hadir.
“Kehadiran mahasiswa membawa energi positif bagi anak-anak di sini. Mereka sangat antusias bermain, belajar, dan mendengarkan motivasi dari kakak-kakak mahasiswa,” ungkap salah satu pengurus panti.
Baca juga: UBSI Kampus Karawang Dampingi UMKM Beralih ke Pembukuan Digital
Kegiatan bakti sosial ini juga diisi dengan kerja bakti ringan untuk membantu menjaga kebersihan lingkungan panti, serta pembagian bingkisan kepada pengurus sebagai bentuk apresiasi. Anak-anak tampak aktif mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari permainan kreatif hingga sesi edukatif yang dirancang untuk menambah wawasan dan semangat belajar mereka.
UBSI Kampus Tangerang menegaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter mahasiswa. Melalui keterlibatan langsung di lingkungan sosial, mahasiswa diharapkan mampu memperkuat nilai kemanusiaan, solidaritas, dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua pelaksana kembali menegaskan harapannya agar program semacam ini terus berlanjut.
“Kami ingin berbagi kebahagiaan sekaligus menumbuhkan rasa empati dan kepedulian sosial. Semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menghadirkan lebih banyak aksi nyata bagi masyarakat,” tutup Nadia.(Niken)