UBSI Kampus Karawang Dampingi UMKM Beralih ke Pembukuan Digital
BSINews, Karawang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui mahasiswanya melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bertema “Implementasi Pembukuan Sederhana pada UMKM Dapoer Amoera.” Kegiatan ini berlangsung pada Minggu, (2/11) sebagai upaya konkret mahasiswa UBSI Kampus Karawang dalam membantu pelaku UMKM meningkatkan tata kelola keuangan secara lebih modern.
UBSI Kampus Karawang Dampingi UMKM Beralih ke Pembukuan Digital
Kegiatan ini dilakukan oleh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Karawang sebagai bagian dari penerapan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Dapoer Amoera, warung nasi yang berdiri sejak 2019 di Jl. Wirasaba, Karawang Timur, dipilih sebagai mitra karena sebelumnya masih mencatat keuangan secara manual, keuangan usaha bercampur dengan keuangan pribadi, dan belum memiliki laporan keuangan rutin.
Ketua pelaksana, Rizka Rahmalia, menjelaskan pentingnya digitalisasi dalam usaha mikro.
“Digitalisasi pembukuan menjadi langkah strategis agar UMKM mampu bersaing dan mengelola keuangan secara lebih tertata,” ujarnya.
Pemilik Dapoer Amoera turut memberikan kesan positif setelah mengikuti pelatihan.
“Pelatihan ini sangat membantu saya memahami cara mencatat keuangan dengan benar. Sekarang saya bisa melihat keuntungan harian dan mengontrol pengeluaran jauh lebih jelas,” tuturnya.
Baca juga: PKM UBSI Perkuat Pemahaman Nilai Pancasila bagi Siswa SMAN 22 Kabupaten Tangerang
Melalui sesi pelatihan intensif, mahasiswa memperkenalkan penggunaan aplikasi Zahir Accounting secara langsung kepada pemilik usaha. Pendampingan mencakup cara mencatat pemasukan dan pengeluaran, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, membuat laporan laba rugi, memantau arus kas, serta mengelompokkan transaksi secara sistematis. Metode praktik digunakan agar pemilik usaha dapat memahami proses pencatatan digital dengan lebih mudah.
Setelah menerapkan pembukuan digital, Dapoer Amoera kini dapat memantau arus kas secara real-time, mengevaluasi keuntungan dengan lebih cepat, serta mengontrol biaya operasional secara akurat. Perubahan ini menjadi fondasi penting bagi UMKM yang ingin berkembang dan meningkatkan profesionalitas usaha.
Kegiatan ini memperkuat kolaborasi antara UBSI dan pelaku UMKM di Karawang, sekaligus menunjukkan kontribusi mahasiswa dalam pemberdayaan masyarakat melalui literasi keuangan digital. Diharapkan lebih banyak UMKM yang dapat beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan menerapkan pembukuan digital untuk kemajuan usaha mereka.(Niken)