Mahasiswa UBSI Tanamkan Nilai Toleransi Beragama kepada Siswa MTs Al-Hidayah Cinangka
BSINews, Jakarta – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat pada Jumat (28/11) di MTs Al-Hidayah Cinangka dengan fokus pada penanaman nilai-nilai toleransi beragama kepada siswa kelas 7 dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Kegiatan ini bertujuan membangun pemahaman siswa mengenai pentingnya sikap saling menghargai di tengah keberagaman keyakinan dan kebiasaan ibadah di lingkungan sekolah.
Mahasiswa UBSI Tanamkan Nilai Toleransi Beragama
Program pengabdian ini dirancang dengan pendekatan edukatif yang dekat dengan dunia remaja agar materi mudah dipahami dan relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak sekolah untuk menentukan waktu dan teknis penyuluhan, kemudian dimulai pada pukul 08.10 dengan sesi pembukaan dan pengenalan tujuan kegiatan. Pada sesi inti, siswa diperkenalkan pada konsep toleransi dalam Islam, mulai dari pengertian tasamuh, pentingnya menghormati perbedaan, hingga contoh perilaku toleran dalam kehidupan sehari-hari.
Penyampaian materi dilakukan secara interaktif melalui cerita, tanya jawab, simulasi kasus, dan diskusi kelompok. Tim pengabdian juga menyisipkan studi kasus berdasarkan pengalaman nyata siswa untuk membantu peserta memahami penerapan toleransi secara konkret, seperti menghargai teman yang sedang beribadah, berbicara dengan sopan, serta bekerja sama dalam kelompok dengan latar belakang yang beragam.
Pemateri kegiatan, Najma Zahira, menegaskan bahwa penanaman nilai toleransi sejak dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak dan mampu hidup berdampingan dalam keberagaman. “Kami ingin siswa memahami bahwa perbedaan bukan penghalang untuk saling bergaul. Toleransi tidak cukup dipahami secara teori, tetapi perlu dibiasakan dalam interaksi sehari-hari,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Senin (1/12).
Sebagai bentuk evaluasi, tim pengabdian melaksanakan pre-test dan post-test untuk melihat peningkatan pemahaman serta sikap siswa setelah mengikuti kegiatan. Selain itu, observasi juga dilakukan selama proses berlangsung untuk menilai munculnya perilaku toleran dalam setiap aktivitas pembelajaran.
Baca juga : UBSI Gelar Seminar Akselerasi Transformasi Digital untuk Perkuat Kompetensi Mahasiswa
Kegiatan ditutup pada pukul 10.10 dengan sesi foto bersama, penyerahan makanan ringan, serta penyampaian pesan agar siswa terus mengamalkan nilai-nilai toleransi di lingkungan sekolah maupun di rumah. Kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi positif antara mahasiswa UBSI dan pihak sekolah dalam membangun karakter generasi muda yang religius, inklusif, dan saling menghargai.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya untuk menghadirkan program pengabdian masyarakat yang relevan dan bermanfaat. Penyuluhan ini tidak hanya memberikan pemahaman konseptual, tetapi juga pengalaman praktis bagi siswa dalam menerapkan toleransi sesuai dengan ajaran Islam. (Alisa)