Bekerja di Balik Tirai Wisuda, Cerita Dokter Nadia Menjaga Ribuan Wisudawan
BSINews, Bekasi- Prosesi Wisuda ke-62 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menciptakan momen penuh haru dan kebanggaan bagi ribuan mahasiswa yang resmi menyelesaikan perjalanan akademik mereka. Gelaran akbar yang berlangsung mulai Sabtu, 30 November hingga Kamis, 5 Desember 2025 di BSI Convention Center, Kaliabang, Bekasi ini tidak hanya memukau dari sisi tata panggung dan teknologi digital modern, tetapi juga menunjukkan keseriusan UBSI dalam memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh peserta melalui layanan kesehatan yang siaga penuh setiap hari.
Baca juga: Wisudawan Terbaik yang Menjejak Karawang hingga Singapura
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI menekankan pentingnya penyelenggaraan acara yang profesional, terkoordinir, dan mengedepankan keselamatan. Hal ini diwujudkan melalui kehadiran tim medis profesional dari Klinik Bhakti Kartini yang bertugas selama enam hari penuh.
Dokter Nadia Trijayanti, dokter umum yang memimpin tim kesehatan pada hari pertama wisuda, menjelaskan kesiapan penuh dari sisi fasilitas dan layanan medis.
“Alat-alat kesehatan lengkap, termasuk ambulans yang sudah kami siapkan bila ada keluarga wisudawan atau wisudawan yang membutuhkan pertolongan darurat,” ujar dr. Nadia saat ditemui pada sesi wawancara pada Minggu, (01/12).
Tak butuh waktu lama, kesiapan tersebut langsung digunakan. Pada hari pertama, tim medis menangani satu kasus yang harus dirujuk karena membutuhkan perawatan lanjutan.
Tidak hanya itu, dr. Nadia memastikan bahwa seluruh perlengkapan obat-obatan telah disiapkan secara komprehensif.
“Obat-obat yang kami bawa cukup lengkap, mulai dari obat sakit kepala, demam, pereda nyeri, obat batuk pilek, obat darah tinggi, hingga obat lambung. Bahkan infus pun kami siapkan,” jelasnya.
Tim kesehatan mulai bersiaga sejak pukul 11.00 WIB dan sepanjang hari telah menangani kurang lebih 10 pasien dengan berbagai keluhan umum seperti mual, pusing, dan lemas keluhan yang umumnya muncul karena peserta dan keluarga harus hadir sejak pagi hari.
Baca juga: Rektor Kampus dan Deg-degan yang Tidak Pernah Diceritakannya di Depan Wisudawan
Selain dokter dari klinik Bhakti Kartini, dukungan medis juga diperkuat oleh tenaga kesehatan dari PMB Bekasi yang turut bertugas sepanjang rangkaian acara hingga Jumat.