Workshop CCNA RS Perkuat Kompetensi Jaringan Komputer Mahasiswa UBSI
BSINews, Sukabumi – Dalam rangka mempersiapkan mahasiswa agar memiliki kompetensi profesional yang terstandar dan siap bersaing di bidang jaringan komputer, serta sebagai bagian dari penguatan keterampilan teknis yang relevan dengan kebutuhan industri teknologi informasi, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan workshop pembekalan Sertifikasi Kompetensi Cisco Certified Network Associate (CCNA) RS: Introduction to Network, pada Selasa (09/12).
Kegiatan ini menjadi salah satu upaya strategis kampus dalam mendorong kesiapan mahasiswa menghadapi sertifikasi internasional yang diakui di dunia kerja.
Workshop Pembekalan Teknis Hadapi Uji Kompetensi CCNA
Kegiatan ini diikuti oleh 269 mahasiswa semester 3 Program Studi (Prodi) Informatika dari tiga kampus, yakni UBSI kampus utama serta kampus wilayah PSDKU Pontianak dan Sukabumi. Workshop dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting mulai pukul 13.30 WIB sebagai bagian dari persiapan mahasiswa menghadapi uji sertifikasi kompetensi, sekaligus memberikan pemahaman awal terkait mekanisme dan standar penilaian yang diterapkan.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, menghadirkan Eka Kusuma Pratama sebagai narasumber dengan didampingi Waeisul Bismi selaku moderator. Pada kesempatan tersebut, narasumber menyampaikan materi secara komprehensif mengenai penggunaan aplikasi Cisco serta pemanfaatan Cisco Network Academy sebagai platform utama dalam proses uji kompetensi, yang menjadi sarana penting bagi mahasiswa dalam mengikuti seluruh tahapan sertifikasi.
Selain itu, Eka juga memaparkan tahapan asesmen dan strategi efektif yang dapat diterapkan mahasiswa agar mampu menyelesaikan uji kompetensi dengan optimal. Ia menjelaskan bahwa mahasiswa diwajibkan menyiapkan akun Cisco Academy yang akan dikirimkan melalui email masing-masing peserta dan harus segera diverifikasi sesuai ketentuan yang berlaku agar tidak menghambat proses pelaksanaan ujian.
“Ketika uji kompetensi akan berlangsung, mahasiswa akan dimasukkan ke dalam grup WhatsApp oleh instruktur masing-masing. Melalui grup tersebut, mahasiswa dapat menyampaikan pertanyaan, informasi, maupun kendala selama proses uji kompetensi,” ucapnya dalam keterangan rilis, Rabu (10/12).
Baca juga: UBSI Sukabumi Ukir Prestasi! Prodi SIA Kantongi Akreditasi Unggul dari LAM INFOKOM
Lebih lanjut, Eka juga menjelaskan persyaratan kelulusan uji kompetensi, yakni mahasiswa harus memperoleh nilai minimal 80 pada setiap ujian. Selain itu, peserta diberikan kesempatan maksimal tiga kali percobaan untuk mencapai nilai terbaik, sehingga mahasiswa diharapkan dapat memanfaatkan setiap kesempatan dengan maksimal.
Sementara itu, moderator Waeisul Bismi mengingatkan mahasiswa agar lebih disiplin dalam memperhatikan jadwal dan tugas yang telah ditentukan.
“Banyak mahasiswa tidak lulus bukan karena tidak mampu mengerjakan, tetapi karena lupa mengerjakan hingga melewati batas waktu yang ditentukan,” ucapnya.
Melalui workshop ini, UBSI berharap mahasiswa tidak hanya memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu mengoperasikan aplikasi Cisco dengan baik setelah uji kompetensi dilaksanakan. Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kemampuan profesional yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja dan tuntutan industri teknologi informasi.
Anita selaku salah satu peserta dari mahasiswa Informatika semester 3 dari UBSI kampus Sukabumi, mengaku pembekalan tersebut sangat membantu dalam mempersiapkan diri menghadapi uji kompetensi.
“Pembekalan ini sangat membantu karena saya jadi memahami alur dan tata cara memulai hingga menyelesaikan uji kompetensi dengan baik,” ucapnya.