UBSI Matangkan Proposal Penelitian dan PkM Menuju Pendanaan Nasional 2026
BSINews, Jakarta-Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menegaskan eksistensinya sebagai Kampus Digital Kreatif melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Proposal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Hibah Pendanaan DPPM Kemdiktisaintek Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 12 Desember 2025, pukul 13.00 hingga 16.30 WIB, dengan skema hybrid, yang menggabungkan kehadiran langsung dan partisipasi daring guna menjangkau dosen secara lebih luas dan fleksibel.
Baca juga: Siap Bersaing di Tingkat Nasional, UBSI Matangkan Strategi Proposal Hibah 2026
Bimtek yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBSI ini diikuti oleh dosen dari berbagai program studi. Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dosen dalam menyusun proposal penelitian serta pengabdian kepada masyarakat yang kompetitif dan sesuai dengan standar Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kemdiktisaintek.
Sebagai narasumber utama, UBSI menghadirkan Dr. Eko Adi Prasetyanto, pakar riset dan anggota Tim Pakar DPPM Kemdikbudristek sekaligus dosen Fakultas Kedokteran Universitas Katolik Atma Jaya Jakarta. Dengan rekam jejak lebih dari 70 publikasi ilmiah internasional, H-Index Scopus 24, serta 15 paten terdaftar di berbagai negara, Dr. Eko memberikan pemaparan komprehensif mengenai strategi penyusunan proposal yang unggul.
“Proposal yang kompetitif harus memiliki kebaruan yang jelas, metodologi yang kuat, roadmap riset yang terarah, serta argumentasi ilmiah yang mampu menjawab kebutuhan nasional. Pendanaan tidak hanya melihat ide, tetapi kesiapan peneliti dalam mengeksekusi riset secara profesional,” tegas Dr. Eko dalam keterangan tertulis pada Jumat (12/12).
Kegiatan bimtek berlangsung dinamis dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai tantangan teknis dan substantif dalam penyusunan proposal, mulai dari pemilihan topik prioritas, penentuan luaran wajib, strategi kolaborasi mitra pengabdian, hingga penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang efektif dan sesuai ketentuan DPPM.
Ketua LPPM Universitas Bina Sarana Informatika, Agus Junaidi, menyampaikan bahwa pelaksanaan bimtek ini merupakan bagian dari strategi institusi dalam membangun ekosistem riset yang berkelanjutan.
Baca juga: Sinergi Riset Dosen Menguat Koordinasi Proposal Hibah BIMA 2025 Dilaksanakan Secara Daring
“Kami ingin memastikan dosen UBSI tidak hanya siap secara administratif, tetapi juga matang secara konseptual. Dengan bimtek ini, kami optimistis kualitas proposal penelitian dan PkM dosen UBSI akan meningkat dan mampu bersaing pada skema Hibah DPPM Kemdiktisaintek Tahun 2026,” ujarnya.