BSINews, Bekasi – Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) kini menjadi kunci utama dalam meningkatkan efektivitas dan produktivitas kerja di berbagai sektor. Isu tersebut mengemuka dalam Seminar Digital Creative yang menghadirkan kolaborasi antara dunia pendidikan menengah dan perguruan tinggi, dengan fokus membekali generasi muda pemahaman teknologi digital yang relevan dengan kebutuhan industri masa kini, yang digelar bersama Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Taruna Bangsa dan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kaliabang, bertempat di Aula UBSI kampus Kaliabang pada Rabu (17/12).
Seminar Digital Creative Bahas Peluang dan Tantangan Produktivitas Berbasis AI
Kegiatan ini diikuti ratusan peserta yang terdiri dari siswa SMK Taruna Bangsa dan mahasiswa UBSI kampus Kaliabang. Seminar ini menjadi ruang kolaboratif untuk memperluas wawasan peserta mengenai pemanfaatan teknologi AI dalam mendukung proses belajar, kreativitas, serta kesiapan menghadapi dunia kerja yang semakin terdigitalisasi.
Narasumber utama, Amin Nur Rais selaku AI Specialist sekaligus Partner Digital Creative Community (DICO), memaparkan bagaimana pemanfaatan ekosistem AI Google mampu memangkas waktu kerja hingga 70 persen. Ia menunjukkan secara langsung penerapan AI dalam alur kerja akademik dan kreatif yang sebelumnya memerlukan waktu berjam-jam, kini dapat diselesaikan secara lebih efisien tanpa mengurangi kualitas hasil.
“AI membantu kita menghemat waktu pada pekerjaan teknis. Dengan begitu, manusia dapat lebih fokus pada kreativitas, analisis, dan inovasi,” ujar Amin dalam keterangan rilis, Jumat (19/12).
Dalam sesi tersebut, Amin juga memperkenalkan berbagai tools AI, seperti NotebookLM untuk pembelajaran cepat, Gemini untuk analisis data, serta pemanfaatan teknologi berbasis AI dalam pembuatan konten, visual, dan coding dasar yang aplikatif.
Baca juga: Hadapi Revolusi Digital, UBSI Kampus Kaliabang Gandeng Gen Z Kuasai Artificial Intelligence
Muhamad Tabrani selaku Kepala Kampus UBSI kampus Kaliabang, menegaskan bahwa literasi AI telah menjadi kompetensi penting bagi pelajar dan mahasiswa. Menurutnya, dunia industri saat ini tidak lagi hanya menilai hasil akhir, tetapi juga kecepatan, efisiensi, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
“UBSI berkomitmen menyiapkan generasi muda yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap beradaptasi dengan perubahan teknologi. Seminar ini merupakan bagian dari upaya kami menghadirkan ekosistem pembelajaran yang relevan dengan perkembangan industri digital,” jelasnya.
Ia menambahkan, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, terus mendorong mahasiswa dan pelajar agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya secara produktif dan bertanggung jawab.
Dari pihak SMK Taruna Bangsa, kegiatan ini dinilai memberikan pengalaman belajar yang kontekstual bagi siswa. Teknologi AI dipandang sebagai solusi untuk meringankan beban akademik sekaligus meningkatkan kualitas pembelajaran di lingkungan sekolah.
Salah satu peserta, Sandy Seven Apriliyan, mengaku mendapatkan perspektif baru melalui seminar ini.
“Saya ingin menambah wawasan tentang AI dan bagaimana teknologi ini bisa membantu saya mempersiapkan diri menghadapi dunia perkuliahan dan dunia kerja,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, UBSI kampus Kaliabang menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang aktif menjalin kolaborasi dengan sekolah-sekolah dalam pengembangan literasi digital. UBSI kampus Kaliabang terus membuka ruang sinergi bagi institusi pendidikan yang ingin menghadirkan program edukasi digital kreatif, khususnya dalam pemanfaatan AI sebagai penunjang pembelajaran dan peningkatan produktivitas.(Dina Olivia)