Bagaimana Cara Memanfaatkan Quiet Hiring untuk Meningkatkan Karier?
BSINews, Purwokerto – Istilah Quiet Hiring semakin populer dalam dunia kerja modern. Banyak perusahaan kini memilih strategi ini untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja tanpa melakukan rekrutmen besar-besaran. Menariknya, Quiet Hiring justru dapat menjadi peluang emas bagi karyawan maupun fresh graduate yang ingin mempercepat pengembangan karier mereka.
Fenomena ini perlu dipahami sejak dini oleh generasi muda. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif, termasuk UBSI kampus Purwokerto, mendorong mahasiswa dan lulusannya agar melek terhadap tren dunia kerja agar mampu memanfaatkan setiap peluang secara optimal.
Mengenal Konsep Quiet Hiring
Quiet Hiring adalah praktik perusahaan dalam memberikan tugas, tanggung jawab, atau peran baru kepada karyawan yang sudah ada tanpa melalui proses rekrutmen formal. Strategi ini dianggap lebih efisien dan fleksibel, terutama bagi perusahaan yang harus bergerak cepat menyesuaikan kebutuhan pasar.
Di sisi lain, bagi karyawan, Quiet Hiring membuka kesempatan untuk memperluas keterampilan, mengasah kemampuan lintas bidang, hingga meningkatkan peluang promosi jabatan di masa depan.
Baca juga: Perbedaan Quiet Hiring dan Quiet Firing: Tren Dunia Kerja yang Wajib Dipahami Generasi Muda
Alasan Quiet Hiring Menguntungkan Karyawan
Dalam banyak kasus, Quiet Hiring menjadi jalur percepatan karier. Beberapa manfaat yang dapat diperoleh antara lain:
-
Mendapatkan pengalaman kerja lintas divisi
-
Memperoleh keterampilan baru yang bernilai tinggi di pasar kerja
-
Meningkatkan peluang kenaikan jabatan
-
Menjadi lebih diperhatikan oleh pimpinan karena kontribusi yang signifikan
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menilai tren ini sebagai kesempatan strategis bagi generasi muda untuk membangun portofolio kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Strategi Memanfaatkan Quiet Hiring untuk Meningkatkan Karier
Agar peluang Quiet Hiring dapat dimanfaatkan secara maksimal, berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan oleh karyawan maupun fresh graduate:
-
Tunjukkan Keinginan Belajar
Perusahaan cenderung memberikan peran baru kepada individu yang aktif dan memiliki semangat belajar tinggi. Mengikuti pelatihan, sertifikasi, atau kursus tambahan menjadi nilai tambah. -
Bersikap Proaktif
Jangan menunggu instruksi. Ketika ada proyek atau tantangan baru, ajukan diri dan tunjukkan kesiapan untuk terlibat. -
Bangun Reputasi sebagai Problem Solver
Karyawan yang mampu menyelesaikan masalah secara efektif lebih mudah dipercaya untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar. -
Perkuat Keterampilan Digital
Kebutuhan perusahaan terhadap keterampilan digital terus meningkat. Kemampuan seperti data literacy, digital marketing, pemanfaatan AI, hingga project management sangat dibutuhkan. -
Komunikasikan Tujuan Karier
Jika sudah memegang peran tambahan, penting untuk mendiskusikan perkembangan karier dengan atasan agar kontribusi yang diberikan mendapatkan pengakuan yang sepadan.
Bekal Penting bagi Fresh Graduate
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menekankan bahwa pemahaman terhadap tren dunia kerja, termasuk Quiet Hiring, merupakan bekal penting bagi mahasiswa dan fresh graduate. Dengan wawasan yang tepat, lulusan dapat menyiapkan diri secara kompetitif dan memanfaatkan peluang pengembangan karier lebih cepat dibandingkan yang lain.
Quiet Hiring bukan sekadar tren sesaat, melainkan strategi yang diperkirakan akan semakin dominan di era kerja modern. Generasi muda yang adaptif, proaktif, dan siap belajar adalah mereka yang berpeluang besar untuk unggul dalam persaingan karier masa depan.(Tiara Sari)