Smart City Bukan Sekadar Konsep, UBSI Kampus Bogor Siapkan SDM Masa Depan

0 24

BSINews, Bogor — Transformasi smart city terus menjadi perhatian Pemerintah Kota dan Kabupaten Bogor dalam meningkatkan kualitas layanan publik yang lebih cepat, transparan, dan berbasis teknologi. Namun, di balik pengembangan sistem digital tersebut, keberhasilan smart city sangat ditentukan oleh kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang mampu mengelola dan memanfaatkan teknologi secara optimal.

Menjawab tantangan itu, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif melalui UBSI kampus Bogor menegaskan komitmennya dalam menyiapkan SDM masa depan yang relevan dengan kebutuhan pembangunan kota dan kabupaten berbasis digital.

SDM Jadi Fondasi Smart City

Konsep smart city mencakup integrasi berbagai sektor strategis, mulai dari pemerintahan, pendidikan, mobilitas, lingkungan, hingga ekonomi berbasis data. Implementasi teknologi pada sektor-sektor tersebut membutuhkan SDM yang tidak hanya memahami teknologi, tetapi juga mampu mengelola sistem digital secara berkelanjutan.

Dalam konteks ini, penguasaan kompetensi seperti teknologi informasi, analisis data, keamanan siber, pengembangan aplikasi, pengelolaan sistem digital, serta akuntansi modern berbasis teknologi menjadi kebutuhan utama dalam mendukung implementasi smart city.

Kepala Kampus UBSI kampus Bogor, Sugiono, menyampaikan bahwa,

“sistem digital yang canggih tidak akan berjalan optimal tanpa dukungan SDM yang kompeten,” ungkapnya dalam rilis yang diterima, Senin (29/12).

Ia menilai perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mencetak generasi yang mampu menjawab tantangan transformasi digital daerah.

Baca juga: Lima Kampus di Bogor Raih Akreditasi Unggul 2025, UBSI Kampus Bogor Masuk Jajaran Perguruan Tinggi Berkualitas

Program Studi Disiapkan untuk Kebutuhan Daerah

Dengan akreditasi unggul dan penerapan kurikulum berbasis Outcome Based Education (OBE), UBSI kampus Bogor menghadirkan program studi yang dirancang selaras dengan kebutuhan pengembangan smart city.

Program Studi Sistem Informasi (S1) diarahkan untuk membekali mahasiswa dengan kemampuan analisis sistem dan data yang mendukung layanan publik berbasis digital. Sementara itu, Informatika (S1) fokus pada penguasaan pemrograman, kecerdasan buatan, Internet of Things (IoT), serta pengembangan aplikasi digital.

Adapun Teknologi Informasi (S1) menitikberatkan pada pengelolaan jaringan, infrastruktur digital, dan keamanan siber sebagai fondasi utama smart city. Di sisi lain, Akuntansi (S1 Plus – D3 + S1) dirancang untuk mencetak akuntan modern yang memahami sistem keuangan daerah berbasis teknologi.

Seluruh program studi tersebut disusun untuk membentuk lulusan yang siap kerja, inovatif, dan mampu berkontribusi langsung dalam pembangunan kota dan kabupaten berbasis digital.

Baca juga: Peluang Karier Digital 2026 Kian Terbuka, Lulusan Sistem Informasi UBSI Kampus Bogor Jadi Incaran Industri

Pendidikan sebagai Penggerak Transformasi Digital

Melalui Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB), UBSI kampus Bogor membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kompetensi di bidang teknologi dan ekonomi kreatif. Proses pembelajaran didukung fasilitas modern, seperti laboratorium komputer berteknologi terbaru serta lingkungan belajar berbasis digital.

UBSI meyakini bahwa pendidikan berkualitas merupakan pilar penting dalam mendukung keberlanjutan Smart City Kota dan Kabupaten Bogor. Dengan tenaga pengajar kompeten dan kurikulum OBE yang berorientasi pada capaian lulusan, UBSI kampus Bogor hadir sebagai mitra strategis dalam meningkatkan kualitas SDM daerah.

Smart city bukan hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang manusia yang mengelolanya. Dalam konteks tersebut, UBSI kampus Bogor berkomitmen mencetak talenta digital yang adaptif, kreatif, dan berorientasi masa depan untuk mendukung terwujudnya Bogor sebagai kota cerdas yang berdaya saing.(Siti Hafizah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.