Pustakawan UBSI Kampus Bogor Tingkatkan Kompetensi Lewat Pelatihan Promosi Digital
BSINews, Bogor — Sebagai bagian dari komitmen dalam menghadirkan layanan perpustakaan yang modern dan adaptif terhadap era digital, lima pustakawan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) mengikuti Pelatihan Promosi Perpustakaan Berbasis Digital Angkatan III Tahun 2025. Kegiatan ini digelar secara daring oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) pada Selasa hingga Kamis, 11–27 November 2025 melalui aplikasi Eldika.
Mengembangkan Layanan Perpustakaan Berbasis Digital
Pelatihan ini memberikan kesempatan bagi pustakawan UBSI untuk memperluas kemampuan dalam mempromosikan layanan perpustakaan secara digital. Pustakawan yang mengikuti kegiatan ini adalah Linatul Hikmah, Lia Apriyanti, Gita Pebriana Putri, Warnida, dan Bhanu Dwi Yunianto. Partisipasi mereka menjadi bukti nyata UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif yang mendorong pengembangan kompetensi SDM di lingkup kampus.
Dalam sambutannya, Dra. Woro Titi Haryanti, Pustakawan Ahli Utama Perpusnas RI, menekankan pentingnya promosi perpustakaan di era informasi digital.
“Promosi perpustakaan adalah kegiatan untuk memamerkan segala hal yang dimiliki oleh perpustakaan, baik melalui media digital ataupun langsung kepada seluruh pemustaka, sehingga perpustakaan dapat dikenal dan dimanfaatkan secara optimal,” ujarnya dalam keterangan rilis, Senin (29/12).
Setelah sambutan, peserta mengikuti sesi teknis pelatihan yang dipandu oleh Dwi Ariwibowo, dari Tim Program Pelatihan, sementara tim evaluasi yang diwakili oleh Is Mariyani memberikan arahan terkait mekanisme penilaian.
Baca juga: Prodi Sistem Informasi UBSI Kampus Bogor Gelar Workshop dan Uji Sertifikasi Programmer
Strategi Promosi Digital untuk Mahasiswa Gen Z
Salah satu peserta, Gita Pebriana Putri, menyampaikan bahwa pelatihan ini menjadi peluang penting untuk menghadirkan konten perpustakaan yang kreatif dan interaktif.
“Pelatihan ini membuka wawasan kami tentang strategi promosi digital yang lebih efektif. Kami jadi lebih memahami bagaimana membuat konten yang menarik, interaktif, dan sesuai kebutuhan pemustaka, khususnya mahasiswa Gen Z. Harapannya, perpustakaan UBSI kampus Bogor bisa semakin dikenal dan makin banyak dimanfaatkan,” ujar Gita.
Ia menambahkan bahwa di era digital, perpustakaan tidak hanya berfokus pada koleksi, tetapi juga aktif menjangkau pengguna melalui media sosial, video promosi, dan kampanye digital kreatif lainnya. Dengan kemampuan ini, pustakawan diharapkan mampu menghadirkan inovasi baru dalam pengelolaan layanan informasi.
Melalui kegiatan ini, UBSI kampus Bogor menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan perpustakaan berbasis teknologi, sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan era digital.(Siti Hafizah)