Kisah Perjalanan Usaha KOPI BOS: Dari Satu Sepeda Hingga Ribuan Cup per Bulan
BSINews, Sukabumi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus melahirkan alumni yang mampu mengembangkan potensi diri melalui jalur profesional maupun kewirausahaan. Salah satunya ditunjukkan oleh Rangga Juansyah, alumni UBSI, yang sukses membangun usaha kuliner minuman kopi bertajuk KOPI BOS berawal dari langkah sederhana hingga mampu menjual ribuan cup setiap bulan.
Kisah Perjalanan Usaha KOPI BOS: Dari Satu Sepeda Hingga Ribuan Cup per Bulan
Rangga memulai perjalanan kariernya sejak masih berkuliah di AMIK BSI jurusan Komputerisasi Akuntansi. Pada semester dua, ia memutuskan bekerja sambil kuliah sebagai Tenaga Harian Lepas di salah satu rumah sakit pemerintah. Perjalanan kariernya terus berkembang hingga pada Oktober 2025 ia resmi diangkat sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan ditempatkan di Satuan Polisi Pamong Praja.
Di samping kariernya di pemerintahan, jiwa wirausaha Rangga telah tumbuh sejak 2011. Ia merintis usaha melalui media sosial Facebook dengan membentuk grup “Pusat Jaket Purna Paskibraka Indonesia” yang melayani pembuatan kaos, kemeja, dan jaket. Usaha tersebut terus berjalan dan melayani pemesan dari berbagai daerah, bahkan hingga luar Pulau Jawa.
Baca juga: Alumni UBSI Sukses Bangun Usaha Kuliner dari Hobi Menjadi Sumber Rezeki
Peluang baru muncul pada akhir 2024 saat tren kopi sepeda listrik mulai viral. Melihat potensi pasar yang belum banyak digarap di Sukabumi, Rangga melakukan riset sebelum merintis KOPI BOS dengan konsep berjualan keliling dan modal awal sebanyak 50 cup. Meski di awal penjualan masih terbatas, ia terus melakukan evaluasi dan perbaikan strategi.
Melalui konsistensi kualitas produk, pelayanan, serta promosi digital, KOPI BOS kini berkembang pesat. Dari satu sepeda, usaha tersebut tumbuh menjadi tiga unit operasional dengan capaian penjualan sekitar 4.500 cup per bulan.
Dalam pengembangan usahanya, Rangga merasakan manfaat dari BSI Entrepreneur Center (BEC). “Lingkungan sangat memengaruhi pola pikir. Bergaul dengan para entrepreneur membuat saya lebih termotivasi, dan melalui BEC saya belajar strategi bisnis serta pemasaran yang bisa langsung diterapkan,” ungkap Rangga.
Kisah Rangga Juansyah menjadi bukti bahwa keberanian memulai dari kecil, disertai konsistensi dan dukungan lingkungan yang tepat, mampu mengantarkan alumni UBSI meraih kesuksesan berkelanjutan.(Niken)