Alumni UBSI Sukses Bangun Usaha Kuliner dari Hobi Menjadi Sumber Rezeki
BSINews,Sukabumi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus melahirkan lulusan yang adaptif dan mandiri. Salah satunya ditunjukkan oleh Maryanti, alumni Program Studi D3 Sistem Informasi Akuntansi tahun 2018, yang berhasil membangun usaha kuliner rumahan berawal dari hobi hingga kini menjadi sumber penghasilan utama.
Alumni UBSI Sukses Bangun Usaha Kuliner dari Hobi Menjadi Sumber Rezeki
Usaha yang dikenal dengan nama Toko Kue Rumahan tersebut mulai dirintis sejak 2017, saat Maryanti masih menjalani masa perkuliahan. Ia memanfaatkan waktu libur semester untuk menekuni hobi membuat kue. Awalnya kegiatan tersebut hanya menjadi pengisi waktu luang, namun perlahan berkembang setelah mendapat respons positif dari lingkungan sekitar.
Selepas lulus, Maryanti sempat bekerja di beberapa perusahaan besar di wilayah Sukabumi. Meski demikian, keinginannya untuk berwirausaha tetap kuat. Jiwa berdagang yang telah tumbuh sejak bangku sekolah dasar mendorongnya untuk kembali menekuni dunia usaha secara serius. Menurutnya, menjadi entrepreneur memberikan fleksibilitas sekaligus peluang yang luas, baik sebagai pilihan utama maupun usaha sampingan.
Baca juga: AI dan Personal Branding: Dari Sekadar Eksistensi Menuju Relevansi di Era Digital
Dalam perjalanannya, Maryanti mengaku menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan modal, penggunaan peralatan sederhana, hingga kondisi penjualan yang tidak selalu stabil. Situasi tersebut justru menjadi pemicu untuk terus berinovasi, mengembangkan produk, serta memperbaiki strategi pemasaran agar usahanya tetap bertahan.
Keberhasilannya tidak terlepas dari peran fasilitas kampus, seperti BSI Career Center yang membantunya saat mencari pengalaman kerja, serta BSI Entrepreneur Center yang memberikan wawasan kewirausahaan. Melalui program BEC, ia memperoleh pengetahuan bisnis, kesempatan berbagi pengalaman, dan pola pikir yang lebih matang dalam mengelola usaha.
“Manfaatkan BEC sebaik mungkin. Karena ketika lulus, tidak selalu mudah bekerja di perusahaan, tapi peluang membangun usaha sendiri itu selalu ada. Dan ilmunya, bisa kita dapat dari kampus,” ujarnya.
Kisah Maryanti menjadi bukti bahwa hobi yang ditekuni dengan konsisten, didukung pendidikan dan fasilitas kampus, mampu berkembang menjadi usaha yang berkelanjutan.(Niken)