Libur Semester? Jangan Hanya Nonton Drama Korea! Dosen BSI: Ini Waktu Emas Coba Jadi Freelancer
BSINews, Tasikmalaya — Libur semester kerap dimanfaatkan mahasiswa untuk beristirahat, menonton serial favorit, atau menghabiskan waktu di media sosial. Namun, Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sebagai kampus Digital Kreatif, Bambang Kelana Simpony, menilai masa liburan justru menjadi momentum strategis untuk mengasah kemampuan profesional melalui dunia freelance.
Libur Semester? Jangan Hanya Nonton Drama Korea! Dosen BSI: Ini Waktu Emas Coba Jadi Freelancer
Menurutnya, libur semester dapat berfungsi sebagai “laboratorium karier” dengan risiko rendah bagi mahasiswa.
“Jangan anggap libur hanya sebagai waktu cuti. Anggap ini sebagai sesi percobaan tanpa tekanan. Ini waktu terbaik untuk mencoba menjadi freelancer, mengerjakan proyek nyata, dan mendapatkan pengalaman awal yang akan membuat CV mahasiswa lebih menonjol,” ujarnya.
Bambang menjelaskan, pengalaman freelance selama liburan memberikan keuntungan yang tidak selalu diperoleh di ruang kelas. Salah satunya adalah kesempatan menerjemahkan teori menjadi karya nyata.
“Mahasiswa belajar desain atau menulis di kelas. Saat libur, mereka bisa menawarkan jasa desain poster kegiatan atau menulis artikel untuk blog kecil. Hasilnya bukan sekadar nilai, tapi uang saku dan portofolio,” jelasnya.
Pendekatan inilah yang, menurut Bambang, menjadi bagian dari sistem pendidikan di UBSI. Mahasiswa dibiasakan mengerjakan proyek yang relevan dengan kebutuhan industri sehingga keterampilan yang dimiliki dapat langsung diterapkan.
“Kami membekali mahasiswa dengan skill yang bisa langsung ‘dijual’ selama liburan, sekaligus membangun rasa percaya diri mereka,” ungkapnya.
Baca Juga : Libur Semester? Yuk, Isi Waktu dengan Kegiatan Bermanfaat!
Bambang pun mengajak mahasiswa memanfaatkan waktu libur secara lebih produktif.
“Sebelum menghabiskan berjam-jam menonton drama, cobalah sisihkan satu atau dua jam untuk mencari proyek freelance kecil. Investasi waktu di masa libur bisa menjadi pembeda besar saat nanti bersaing di dunia kerja,” pungkasnya. (Sfkfrhm)