TOEFL Bukan Sekadar Tes, Mahasiswa UBSI Kampus Kaliabang Disiapkan Tembus Dunia Global
BSINews,Kaliabang — Tantangan dunia kerja dan pendidikan global menuntut mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di level internasional. Salah satu kesiapan penting yang kini semakin dibutuhkan adalah kemampuan berbahasa Inggris yang terukur melalui TOEFL. Menyadari hal tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) terus mendorong mahasiswa agar tidak memandang TOEFL sekadar sebagai syarat kelulusan, melainkan sebagai bekal masa depan.
TOEFL Bukan Sekadar Tes, Mahasiswa UBSI Kampus Kaliabang Disiapkan Tembus Dunia Global
Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif di UBSI Kampus Kaliabang secara konsisten menghadirkan berbagai program penguatan soft skill dan bahasa asing. Melalui pelatihan TOEFL, seminar internasional, hingga pembiasaan penggunaan bahasa Inggris dalam kegiatan akademik, mahasiswa diarahkan untuk memiliki kesiapan global sejak masa kuliah.
TOEFL kini menjadi salah satu indikator penting dalam membuka berbagai peluang, mulai dari beasiswa, magang internasional, hingga karier di perusahaan multinasional. Namun, masih banyak mahasiswa yang baru menyadari pentingnya TOEFL menjelang akhir masa studi. Padahal, persiapan sejak dini akan membuat proses tersebut lebih ringan dan terarah.
Muhammad Tabrani dari UBSI Kampus Kaliabang menyampaikan bahwa TOEFL seharusnya dipahami sebagai alat kesiapan, bukan beban. “TOEFL itu bukan penentu pintar atau tidaknya seseorang, tapi penanda kesiapan menghadapi peluang global. Kalau dipersiapkan sejak kuliah, mahasiswa tidak akan panik saat peluang datang,” ujarnya.
Baca juga: UBSI Dorong Mahasiswa IT Jadi Talenta Global, Tak Sekadar Jago Koding
Ia menambahkan, kemampuan bahasa Inggris bukan soal bakat, melainkan kebiasaan. Paparan konten berbahasa Inggris, diskusi, serta latihan rutin akan membantu mahasiswa meningkatkan kemampuan secara bertahap. Oleh karena itu, peran kampus menjadi krusial dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesiapan tersebut.
Melalui pendekatan ini, UBSI Kampus Kaliabang tidak hanya mencetak lulusan yang unggul secara teknis, tetapi juga percaya diri menghadapi tantangan global. TOEFL pun tidak lagi dipandang sebagai momok, melainkan sebagai tiket menuju peluang yang lebih luas.(Niken)