Optimalisasi Kinerja Pegawai, Mahasiswa UBSI Kampus Tegal Serahkan Sistem Absensi Mobile Berbasis GPS ke RS DKT Tegal
BSINews,Tegal — Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tegal secara resmi menyerahkan aplikasi Sistem Absensi Mobile Berbasis Global Positioning System (GPS) kepada RS DKT Tegal, Rabu (24/12/25). Aplikasi ini merupakan hasil Praktik Kerja Lapangan (PKL) yang dikembangkan oleh Erwin Setia Nugroho dan Ridho Wicaksono sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung digitalisasi sistem administrasi rumah sakit.
Optimalisasi Kinerja Pegawai, Mahasiswa UBSI Kampus Tegal Serahkan Sistem Absensi Mobile Berbasis GPS ke RS DKT Tegal
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif melalui kegiatan ini mencerminkan komitmen kampus dalam mendorong mahasiswa menghasilkan karya teknologi yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan industri. Sistem absensi berbasis mobile tersebut dirancang untuk mempermudah proses presensi pegawai dengan validasi lokasi berbasis GPS, sehingga mampu meningkatkan akurasi data kehadiran serta meminimalisir potensi kecurangan.
Kegiatan serah terima dihadiri oleh jajaran akademik UBSI Kampus Tegal serta pihak RS DKT Tegal selaku mitra instansi. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa memaparkan fitur utama aplikasi, mulai dari proses presensi berbasis lokasi, pencatatan waktu kehadiran, hingga pengelolaan data absensi yang terintegrasi dan mudah dipantau oleh manajemen.
Menanggapi pelaksanaan kegiatan PKL tersebut, Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI Kampus Tegal, Sopian Aji, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki nilai strategis dalam proses pembelajaran mahasiswa.
“Praktik Kerja Lapangan menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam bentuk solusi nyata. Melalui pengembangan aplikasi ini, mahasiswa tidak hanya belajar aspek teknis, tetapi juga memahami kebutuhan pengguna, kedisiplinan kerja, serta tanggung jawab profesional di dunia industri,” ujarnya dalam keterangan rilis (24/12/25).
Sementara itu, Erwin Setia Nugroho selaku mahasiswa pengembang aplikasi menjelaskan bahwa sistem absensi tersebut dibuat berdasarkan kebutuhan instansi mitra.
“Kami merancang sistem absensi berbasis mobile dengan fitur GPS agar proses pencatatan kehadiran menjadi lebih praktis, akurat, dan transparan. Harapannya, aplikasi ini dapat membantu meningkatkan efisiensi kerja pegawai di RS DKT Tegal,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan demonstrasi penggunaan aplikasi, penandatanganan berita acara serah terima, serta sesi foto bersama. Melalui kegiatan ini, UBSI Kampus Tegal berharap kolaborasi dengan RS DKT Tegal dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi digital di sektor layanan kesehatan.(Niken)