UBSI Kampus Solo Terapkan Hybrid Learning untuk Dukung Kuliah Fleksibel Generasi Digital
BSINews, Solo — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dalam dunia pendidikan tinggi. Salah satu langkah strategis yang diterapkan UBSI Kampus Solo adalah penerapan sistem Hybrid Learning pada Program Studi Sistem Informasi guna menghadirkan perkuliahan yang fleksibel, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan industri digital.
UBSI Kampus Solo Terapkan Hybrid Learning untuk Dukung Kuliah Fleksibel Generasi Digital
Hybrid learning merupakan metode pembelajaran yang mengombinasikan perkuliahan tatap muka di kampus dengan pembelajaran daring berbasis teknologi. Melalui sistem ini, mahasiswa tetap mendapatkan pengalaman akademik secara langsung bersama dosen, sekaligus memiliki keleluasaan belajar secara online dengan memanfaatkan platform digital yang tersedia.
Penerapan hybrid learning dinilai mampu menjawab kebutuhan generasi digital yang menginginkan sistem perkuliahan lebih efisien tanpa mengurangi kualitas pembelajaran. Di tengah tuntutan era industri 4.0, mahasiswa dituntut untuk memiliki kemampuan adaptasi terhadap teknologi, kemandirian belajar, serta manajemen waktu yang baik.
Baca juga: UBSI Kampus Solo Buka Beragam Program Beasiswa untuk Mahasiswa Sistem Informasi
Kepala Kampus UBSI Kampus Solo, Ahmad Fauzi, menjelaskan bahwa hybrid learning merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menyesuaikan sistem pendidikan dengan karakter mahasiswa masa kini.
“Hybrid learning kami terapkan untuk memberikan fleksibilitas bagi mahasiswa, khususnya yang aktif berorganisasi maupun bekerja sambil kuliah. Namun, kualitas pembelajaran tetap kami jaga melalui pertemuan tatap muka yang terstruktur,” ujarnya.
Pada Program Studi Sistem Informasi, sistem hybrid learning dirancang dengan menyeimbangkan teori dan praktik. Perkuliahan tatap muka difokuskan pada pembahasan materi inti, diskusi, serta praktik langsung, sedangkan pembelajaran daring dimanfaatkan untuk penguatan materi, tugas, dan pengembangan kompetensi digital mahasiswa.
Selain memberikan fleksibilitas waktu, sistem ini juga membekali mahasiswa dengan keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja, seperti pemanfaatan sistem informasi, platform pembelajaran digital, serta berbagai tools teknologi yang umum digunakan di industri.
Melalui penerapan hybrid learning, UBSI Kampus Solo berharap dapat mencetak lulusan Program Studi Sistem Informasi yang memiliki daya saing tinggi, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja di era digital.(Niken)