Menuju Ekosistem Akademik Cerdas, UBSI Kampus Solo Dorong Transformasi Digital
BSINews, Solo – Berakhirnya Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan langkah transformasi digital di lingkungan pendidikan tinggi. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Solo terus mendorong pengembangan layanan akademik berbasis teknologi sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem akademik yang cerdas, terintegrasi, dan adaptif terhadap perubahan.
UBSI Kampus Solo Perkuat Layanan Akademik Berbasis Digital di Akhir Semester Ganjil
Transformasi digital di UBSI kampus Solo dilaksanakan secara bertahap melalui pembenahan proses layanan akademik yang sebelumnya bersifat manual menuju sistem yang lebih terstruktur dan berbasis digital. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi layanan, akurasi pengelolaan data akademik, serta kemudahan akses informasi bagi mahasiswa dan dosen.
Selama Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026, berbagai proses akademik mulai dari administrasi perkuliahan, pengelolaan nilai, hingga layanan pendukung pembelajaran diarahkan untuk memanfaatkan teknologi informasi secara optimal. Transformasi digital tidak hanya dimaknai sebagai penerapan sistem atau aplikasi, tetapi juga mencakup perubahan pola kerja, budaya akademik, serta cara pandang sivitas akademika dalam memanfaatkan teknologi.
Ketua Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) UBSI kampus Solo menyampaikan bahwa transformasi digital merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditunda.
“Transformasi digital di lingkungan akademik harus dipahami sebagai proses berkelanjutan. Bukan sekadar mengganti proses manual dengan sistem digital, tetapi juga membangun kesiapan sumber daya manusia agar mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi secara optimal,” ujarnya dalam keteranagn rilis yang diterima di Solo pada Jumat (23/01).
Baca juga : Transformasi Digital untuk Layanan Akademik Menuju Ekosistem Cerdas
Melalui evaluasi akhir semester, UBSI kampus Solo juga melakukan pemetaan terhadap berbagai tantangan dan peluang dalam penerapan transformasi digital layanan akademik. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar dalam penguatan kebijakan serta pengembangan sistem layanan akademik pada semester berikutnya agar semakin selaras dengan kebutuhan pengguna dan dinamika pendidikan tinggi.
Ke depan, UBSI sebagai Kampus Digial Kreatif berkomitmen untuk terus mengembangkan inisiatif transformasi digital sebagai bagian dari strategi peningkatan mutu layanan akademik sekaligus menyiapkan lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi dunia kerja yang semakin digital. (Indari)