Mahasiswa UBSI Kampus Bogor Hadapi Studi Kasus Nyata di Uji Sertifikasi Database Administrator BNSP

0 21

BSINews, Bogor — Menghadapi tuntutan dunia industri, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bogor mengikuti Uji Sertifikasi Kompetensi Skema Database Administrator bersertifikat Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) pada Senin (26/1) di UBSI kampus Bogor. Kegiatan ini menitikberatkan pada praktik melalui studi kasus nyata, sehingga setiap peserta diuji kemampuannya secara langsung dalam pengelolaan basis data sesuai kebutuhan organisasi.

Praktik Langsung dengan Studi Kasus

Uji sertifikasi ini menantang peserta untuk menganalisis masalah database, menyusun solusi, hingga mengeksekusi perintah database, mulai dari pengelolaan query, pengamanan data, hingga pemeliharaan sistem. Pendekatan studi kasus dirancang untuk mencerminkan kondisi nyata yang ditemui seorang Database Administrator profesional.

Asesor LSP BSI, Sunarti, menjelaskan,

“Melalui studi kasus, kami bisa menilai sejauh mana peserta memahami peran Database Administrator secara utuh, mulai dari analisis kebutuhan, penyusunan query yang tepat, hingga pengambilan keputusan teknis. Ini sangat penting karena industri membutuhkan tenaga yang siap kerja, bukan hanya paham teori,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Rabu (28/1).

Baca juga: Workshop dan Tes Online Basic Accounting Tantang Mahasiswa SIA Lewat “Accounting Challenge: Race to Balance”

Sunarti menambahkan bahwa mahasiswa UBSI kampus Bogor menunjukkan kesiapan yang baik dalam menghadapi skenario yang diberikan. Kemampuan berpikir logis, ketelitian dalam menulis query, dan pemahaman keamanan serta integritas data menjadi poin penting dalam penilaian.

Mempersiapkan Lulusan Siap Kerja

Kepala Kampus UBSI kampus Bogor, Sugiono, menegaskan bahwa sertifikasi menjadi bagian dari strategi kampus untuk menyiapkan lulusan yang unggul.

“Kami mendorong mahasiswa untuk memiliki sertifikasi kompetensi sebagai bentuk kesiapan menghadapi dunia kerja. Sertifikat BNSP ini menjadi pengakuan resmi atas kemampuan yang dimiliki mahasiswa,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta, Muhammad Naufal Aksyal, menyampaikan pengalaman pribadinya.

“Melalui sertifikasi ini, saya bisa mengukur kemampuan diri secara langsung. Ini menjadi motivasi untuk terus mengembangkan skill agar siap bersaing di dunia profesional,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa melalui program sertifikasi nasional, sehingga lulusan memiliki keunggulan kompetitif dan siap berkontribusi di dunia industri digital.(Siti Hafizah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.