Sertifikasi Skema Database Administrator Perkuat Profesionalisme Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Kampus Karawang

0 27

BSINews, KarawangUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang kembali menyelenggarakan Sertifikasi Kompetensi Skema Database Administrator sebagai langkah strategis dalam meningkatkan kesiapan mahasiswa menghadapi kebutuhan industri digital yang semakin kompetitif. Kegiatan ini berlangsung di lingkungan UBSI kampus Karawang selama tiga hari, 4–6 Februari 2026, dan diikuti oleh mahasiswa Program Studi Sistem Informasi semester tiga. Sertifikasi digelar oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) UBSI dengan melibatkan enam asesor berkompeten di bidangnya.

Sertifikasi Skema Database Administrator Perkuat Profesionalisme Mahasiswa 

Pelaksanaan sertifikasi mengacu pada standar kompetensi kerja nasional. Materi uji mencakup perancangan database, implementasi sistem basis data, pemeliharaan, hingga pengamanan data sesuai kebutuhan organisasi. Proses asesmen dilakukan secara objektif dan terstruktur guna menjamin validitas hasil uji kompetensi.

Direktur LSP UBSI, Firmansyah, yang hadir memantau jalannya kegiatan, menegaskan bahwa sertifikasi merupakan instrumen penting dalam membangun kepercayaan industri terhadap lulusan perguruan tinggi. Ia menyampaikan bahwa sertifikasi menjadi bukti mahasiswa tidak hanya memahami teori, tetapi telah melalui proses uji kompetensi profesional.

“Sertifikasi ini menjadi bukti bahwa mahasiswa tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi juga telah diuji kompetensinya secara profesional. Ini adalah modal awal yang sangat penting ketika mereka memasuki dunia kerja,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima di Karawang pada Jumat (13/2).

Sertifikasi ini melibatkan enam asesor, yaitu Hasan Basri, Muhammad Tabrani, Muhammad Faittullah Akbar, Dede Firmansyah, Abdussomad, dan Ilham Kurniawan. Para asesor berasal dari kalangan akademisi dan praktisi yang telah memiliki lisensi serta pengalaman di bidang sertifikasi kompetensi.

Hasan Basri menjelaskan bahwa asesmen dilakukan secara adil dan transparan dengan menilai tidak hanya hasil akhir, tetapi juga proses berpikir dan cara mahasiswa menyelesaikan masalah. Ia menekankan bahwa seorang Database Administrator dituntut memiliki ketelitian, sistematika kerja, dan tanggung jawab tinggi, yang seluruhnya tercermin dalam proses uji kompetensi.

Baca juga : Kaprodi Perhotelan UBSI Kampus Yogyakarta dan Dekan FEB Ikuti Sertifikasi Kompetensi Pengembangan Desa Wisata di STIPRAM

Bagi mahasiswa, sertifikasi ini menjadi nilai tambah yang signifikan saat memasuki dunia kerja maupun dalam pengembangan karier. Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga profesional di bidang pengelolaan data, sertifikat kompetensi menjadi bukti konkret kesiapan individu dalam menjawab tantangan industri.

Melalui penyelenggaraan Sertifikasi Kompetensi Skema Database Administrator ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang aktif membekali mahasiswa dengan kompetensi relevan, adaptif, dan siap bersaing di era transformasi digital. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.