Kaprodi Perhotelan UBSI Kampus Yogyakarta dan Dekan FEB Ikuti Sertifikasi Kompetensi Pengembangan Desa Wisata di STIPRAM

0 29

BSINews, YogyakartaUniversitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta sebagai Kampus Digital Kreatif, menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang pariwisata melalui partisipasi dalam kegiatan Sertifikasi Kompetensi Pengembangan Desa Wisata. Kegiatan ini dilaksanakan di STIPRAM Yogyakarta pada 2–5 Februari 2026.

Sertifikasi Kompetensi Pengembangan Desa Wisata 

Ketua Program Studi Perhotelan UBSI kampus Yogyakarta, Emmita Devi Hari Putri, bersama Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UBSI, Dr. Ani Wijayanti, mengikuti sertifikasi tersebut sebagai asesi. Keduanya menjalani rangkaian uji kompetensi yang mencakup pemahaman konsep pengembangan desa wisata, perencanaan produk wisata berbasis masyarakat, strategi pemberdayaan potensi lokal, hingga penguatan tata kelola destinasi pariwisata berkelanjutan.

Kegiatan sertifikasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas akademisi UBSI, khususnya dalam mendukung pengembangan desa wisata sebagai bagian dari ekosistem pariwisata berkelanjutan. Seiring meningkatnya tren wisata berbasis komunitas, kompetensi pengembangan desa wisata dinilai semakin penting bagi akademisi maupun praktisi pariwisata.

Emmita Devi Hari Putri menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam sertifikasi ini tidak hanya berorientasi pada pengembangan profesional individu, tetapi juga bertujuan meningkatkan kualitas pembelajaran di Program Studi Perhotelan UBSI kampus Yogyakarta.

“Melalui sertifikasi kompetensi ini, materi perkuliahan dapat diperkaya dengan pendekatan yang lebih aplikatif dan selaras dengan standar industri, khususnya dalam pengembangan desa wisata berbasis potensi lokal,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima di Yogyakarta pada Senin (9/2).

Hal senada disampaikan Dr. Ani Wijayanti yang menegaskan bahwa peningkatan kompetensi dosen merupakan bagian dari strategi institusi dalam memperkuat mutu pendidikan serta mendukung pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.

“Desa wisata menjadi salah satu pilar penting dalam pembangunan pariwisata nasional. Akademisi perlu memiliki kompetensi yang teruji agar mampu berkontribusi secara nyata dalam pendampingan dan pengembangan desa wisata,” jelasnya.

Baca juga : Perkuat Daya Saing Lulusan, 24 Mahasiswa Prodi Sistem Informasi UBSI Ikuti Sertifikasi Database Administrator

Melalui sertifikasi kompetensi ini, UBSI kampus Yogyakarta berharap dapat memberikan dampak positif terhadap pengembangan kurikulum, kegiatan penelitian, serta program pengabdian kepada masyarakat, khususnya pada Program Studi Perhotelan dan Pariwisata.

Partisipasi aktif dalam sertifikasi kompetensi pengembangan desa wisata ini menegaskan komitmen UBSI kampus Yogyakarta dalam mencetak akademisi dan tenaga profesional pariwisata yang unggul, adaptif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi nyata dalam pembangunan pariwisata nasional berbasis kearifan lokal. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.