Kejar Akreditasi Unggul, Prodi Perhotelan UBSI Kampus Yogyakarta Karantina Dosen

0 41

BSINews, Yogyakarta – Program Studi Perhotelan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Yogyakarta kembali menggelar karantina lanjutan dosen pada Senin (23/2). Kegiatan ini difokuskan pada penguatan pengumpulan dokumen akreditasi serta penyusunan Dokumen Evaluasi Diri (DED) sebagai tahap krusial menuju finalisasi akreditasi program studi.

Fokus finalisasi Dokumen Evaluasi Diri (DED) demi mutu pendidikan berkelanjutan

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga mutu akademik dan tata kelola pendidikan yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, tim dosen melakukan percepatan pengumpulan eviden, verifikasi kelengkapan data, serta penyusunan narasi DED yang menitikberatkan pada capaian tridarma perguruan tinggi, tata kelola program studi, kerja sama industri, luaran penelitian, serta aktivitas kemahasiswaan.

Kegiatan karantina lanjutan ini turut dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Ani Wijayanti, serta Kaprodi Perhotelan, Emmita Devi Hari Putri. Kehadiran pimpinan fakultas dan program studi memberikan arahan strategis sekaligus memastikan proses penyusunan dokumen berjalan sistematis dan sesuai standar mutu pendidikan tinggi.

Baca juga: Dosen Prodi Perhotelan UBSI Kampus Yogyakarta Ikuti Briefing FEB Bahas Persiapan Akreditasi 2026

Dalam arahannya, Ani Wijayanti menekankan pentingnya konsistensi data dan kekuatan analisis dalam penyusunan Dokumen Evaluasi Diri agar mampu menggambarkan kondisi program studi secara komprehensif.

“Dokumen Evaluasi Diri harus mampu merepresentasikan kondisi riil program studi sekaligus menunjukkan arah pengembangan berkelanjutan yang terukur,” ujarnya dalam keterangan rilis Senin (23/2).

Sementara itu, Kaprodi Perhotelan menegaskan bahwa sinergi tim menjadi kunci dalam memastikan seluruh dokumen tersusun valid, komprehensif, dan siap menghadapi proses asesmen.

Melalui karantina lanjutan ini, Prodi Perhotelan UBSI Kampus Yogyakarta optimis dapat memperkuat kesiapan akreditasi secara profesional, terstruktur, dan tepat waktu demi peningkatan mutu pendidikan yang berkelanjutan. (Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.