Semangat Ramadhan, UBSI Kampus Fatmawati Tebar Berkah bagi Warga dan Pejuang Nafkah
BSINews, Fatmawati-Momentum bulan suci dimanfaatkan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) untuk menghadirkan aksi nyata melalui program UBSI Berbagi Nasi Box Ramadhan 1447 H. Kegiatan pembagian nasi box untuk berbuka puasa digelar secara konsisten di Kampus Fatmawati dan Kampus Tangerang, menyasar warga sekitar, driver ojek online, pedagang keliling, serta para pejuang nafkah harian yang masih beraktivitas menjelang maghrib.
Baca juga: Semangat Ramadhan 2026, UBSI Kampus Jatiwaringin Tebar Kebaikan Lewat Nasi Box
UBSI Kampus Fatmawati melaksanakan program berbagi setiap Senin hingga Jumat selama bulan Ramadan. Kegiatan pembagian nasi box dilakukan menjelang waktu berbuka puasa dan disambut dengan antusias oleh masyarakat sekitar kampus. Warga tampak tertib mengantre untuk menerima makanan berbuka yang dibagikan oleh sivitas akademika sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi di bulan suci.
Kepala Kampus UBSI Fatmawati, Ishak Kholil, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kampus dalam menghadirkan nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Ramadhan adalah bulan penuh berkah dan momentum terbaik untuk berbagi. Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa kampus tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu, tetapi juga hadir secara nyata untuk masyarakat sekitar,” ujar Ishak Kholil dalam keterangan di Jakarta, Selasa (24/2).
Menurutnya, konsistensi menjadi kunci utama dari program ini. Ia menambahkan bahwa kegiatan berbagi nasi box bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk kepedulian yang ingin terus dijaga.
“Kami ingin nilai empati dan solidaritas benar-benar hidup di lingkungan kampus. Semangat berbagi ini kami harapkan dapat mempererat hubungan harmonis antara UBSI dan masyarakat,” tambahnya.
Salah satu penerima manfaat, Ali, seorang tukang ojek yang biasa mangkal di sekitar Kampus Fatmawati, mengaku terbantu dengan adanya program tersebut.
“Alhamdulillah, sangat membantu kami yang kadang belum sempat pulang saat maghrib. Ini bukan cuma soal makanan, tapi juga perhatian dari kampus kepada kami,” ungkap Ali.