BSI Explore 2026 Siap Diberangkatkan, Ratusan Mahasiswa UBSI Turun Mengabdi ke 38 Desa Mitra

0 26

BSINews, Karawang – Ratusan mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) resmi bersiap terjun langsung ke tengah masyarakat melalui program pengabdian unggulan, BSI Explore 2026. Sebanyak 38 desa mitra telah ditetapkan sebagai lokasi pengabdian, tempat para mahasiswa terpilih mengaplikasikan ilmu bangku kuliah untuk menghadirkan solusi nyata bagi berbagai tantangan di pedesaan.

Langkah ini diawali dengan proses seleksi ketat berupa wawancara dan uji program kerja yang digelar di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang pada akhir Januari lalu sebagai jaminan kualitas dampak program.

Baca juga: BSI Explore 2026: Sebulan Penuh Pengabdian, 38 Desa Menuju Era Digital

Kesiapan mental dan teknis mahasiswa menjadi prioritas sebelum diterjunkan ke lapangan. Pada Kamis (29/1), suasana UBSI kampus Karawang tampak intens saat para calon peserta mempresentasikan inovasi program kerja di hadapan tim penguji. Proses evaluasi dipimpin langsung oleh Kepala Kampus UBSI kampus Karawang, Hasan Basri, bersama Staf Kemahasiswaan, Surtika Ayumida.

Setiap tim yang terdiri dari lima mahasiswa dituntut memiliki visi jelas mengenai kontribusi yang akan diberikan selama satu bulan masa pengabdian. Kehadiran Dosen Pendamping Lapangan (DPL) di tiap kelompok menjadi pilar penting untuk memastikan luaran program, baik di bidang teknologi maupun administrasi desa, berjalan sistematis dan berkelanjutan.

Hasan Basri menegaskan bahwa BSI Explore bukan sekadar agenda akademik, melainkan jembatan emosional antara kampus dan masyarakat. “Kami ingin memastikan mahasiswa tidak hanya datang membawa teori, tetapi juga membawa perubahan yang relevan dengan kebutuhan desa. Seleksi ini adalah cara kami menyaring ide terbaik agar saat terjun nanti benar-benar berdampak,” ujarnya dalam keterangan rilis di Karawang, Jumat (27/2).

Program BSI Explore 2026 dirancang menyasar berbagai aspek, mulai dari digitalisasi administrasi desa hingga pemberdayaan ekonomi lokal. Di tengah arus transformasi digital yang makin deras, mahasiswa UBSI diharapkan menjadi motor penggerak literasi teknologi bagi masyarakat desa, semacam update sistem versi manusia, bukan software.

Dukungan juga datang dari struktur program studi yang melihat kegiatan ini sebagai laboratorium sosial paling realistis. Kaprodi Sistem Informasi UBSI, Abdussomad, menyebut pengalaman lapangan akan membentuk karakter mahasiswa yang adaptif dan solutif.

Baca juga: Tak Sekadar PKM, BSI Explore 2026 Cetak Generasi Mahasiswa Siap Transformasi Desa dan Masyarakat

“Melalui BSI Explore, mahasiswa belajar berkomunikasi dan memecahkan masalah dalam situasi nyata yang tidak selalu ideal. Ini bekal penting sebelum memasuki dunia kerja profesional,” ungkapnya dalam keterangan rilis di Karawang, Jumat (27/2).

Kehadiran para talenta muda ini diharapkan membawa energi baru bagi 38 desa mitra. Dengan semangat kolaborasi, UBSI kampus Karawang terus menunjukkan komitmennya mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati sosial tinggi. Karena pembangunan bangsa ternyata bukan cuma urusan gedung tinggi dan teknologi canggih, melainkan juga tentang manusia yang mau turun tangan langsung.

Leave A Reply

Your email address will not be published.