Dosen UBSI Kampus Solo Kenalkan Pemrograman Scratch kepada Anak-anak Pondok Pesantren Al-Ikhsan
BSINews, Solo – Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Solo menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Pondok Pesantren Yatim Piatu Al-Ikhsan pada Sabtu (7/3). Kegiatan ini mengusung tema “Pengenalan Pemrograman Dasar Menggunakan Scratch untuk Meningkatkan Logika Berpikir Anak.”
Melalui kegiatan ini, anak-anak pondok pesantren diajak mengenal dasar pemrograman dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Mengenalkan Dunia Pemrograman Sejak Dini
Dalam kegiatan tersebut, peserta diperkenalkan dengan Scratch, sebuah platform pemrograman visual yang dirancang untuk memudahkan pemula memahami konsep algoritma dan logika berpikir.
Ketua pelaksana kegiatan, Wawan Nugroho, menjelaskan bahwa pengenalan teknologi sejak dini menjadi langkah penting dalam meningkatkan literasi digital generasi muda.
“Melalui Scratch, anak-anak dapat belajar konsep pemrograman secara visual menggunakan blok perintah yang sederhana. Harapannya kegiatan ini dapat menumbuhkan minat mereka terhadap teknologi sekaligus meningkatkan kreativitas dalam memanfaatkan teknologi digital,” ujar Wawan dalam rilis yang diterima pada Minggu (8/3) di Pontianak.
Baca juga: UBSI Kampus Solo Siap Tebar Kebahagiaan Lewat BSI Peduli di Pondok Pesantren Al-Ikhsan
Kegiatan ini melibatkan tim dosen dari Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Solo yang terdiri dari Wawan Nugroho, Supriyanta, Dr. Candra Agustina, serta Heribertus Ary Setyadi. Para dosen bersama mahasiswa turut mendampingi peserta selama pelatihan berlangsung.
Tidak hanya menyampaikan materi, para peserta juga diajak melakukan praktik langsung membuat proyek sederhana seperti animasi dan permainan edukatif menggunakan Scratch. Metode learning by doing dan project-based learning diterapkan agar anak-anak dapat belajar secara aktif sekaligus menghasilkan karya digital sederhana.
Dorong Kreativitas Anak di Era Digital
Suasana kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan sesi tanya jawab antara peserta dan tim pengabdian. Dengan pendekatan yang komunikatif, anak-anak terlihat antusias mencoba berbagai fitur Scratch untuk membuat karya digital pertama mereka.
Melalui kegiatan ini, tim pengabdian berharap anak-anak Pondok Pesantren Yatim Piatu Al-Ikhsan dapat memperoleh wawasan baru mengenai dunia teknologi serta semakin percaya diri untuk terus belajar dan berkreasi di era digital yang terus berkembang.(Tiara Sari)