Momentum Ramadan, Dosen FTI UBSI Latih Pengurus MDT AL-HAMIDIYAH Manfaatkan Teknologi AI
BSINews, Jakarta – Dosen Fakultas Teknik dan Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Slipi menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat berupa pelatihan pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) bagi pengurus MDT AL-HAMIDIYAH di Kalideres, Jakarta Barat. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (7/3) ini mengangkat tema “Pelatihan Optimalisasi Pembelajaran Majelis Taklim Berbasis Artificial Intelligence (AI) ChatGPT” dan bertujuan meningkatkan literasi digital serta pemanfaatan teknologi dalam kegiatan pembelajaran keagamaan.
Dosen FTI UBSI Latih Pengurus MDT AL-HAMIDIYAH
Pelatihan ini dilaksanakan sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus upaya memperkenalkan pemanfaatan teknologi digital kepada lembaga pendidikan agama non-formal. Dalam kegiatan tersebut, para pengurus dan pengajar MDT AL-HAMIDIYAH mendapatkan pemahaman mengenai potensi penggunaan AI untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan terstruktur.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UBSI, Agus Junaedi, membuka kegiatan tersebut dan menekankan pentingnya literasi digital di lingkungan pendidikan keagamaan agar metode pengajaran dapat terus mengikuti perkembangan zaman.
“Pemanfaatan teknologi, termasuk Artificial Intelligence, dapat menjadi sarana pendukung yang membantu para pengajar dalam menyusun materi pembelajaran yang lebih sistematis dan menarik. Dengan literasi digital yang baik, majelis taklim juga dapat memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan dakwah dan pembelajaran,” ujar Agus, dalam keterangan rilis di Jakarta, Minggu (8/3).
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi serta praktik langsung mengenai penggunaan AI berbasis ChatGPT. Sesi teknis ini dipandu oleh tim dosen Fakultas Teknik dan Informatika UBSI yang dipimpin oleh Fajar Akbar, dengan anggota tim Jenie Sundari, Irwan Agus Sobari, dan Yunita.
Sementara itu, Fajar Akbar mengatakan, dalam pelatihan tersebut peserta diperkenalkan cara memanfaatkan teknologi AI untuk membantu berbagai aktivitas pembelajaran di majelis taklim. Beberapa di antaranya meliputi penyusunan kerangka kurikulum pembelajaran, pencarian referensi kisah inspiratif Islami, penyusunan jadwal kegiatan, hingga perancangan metode evaluasi pembelajaran yang lebih sistematis.
“Tim dosen juga menekankan bahwa teknologi AI bukan untuk menggantikan peran tenaga pendidik, melainkan sebagai alat bantu yang dapat meningkatkan efektivitas dalam mempersiapkan materi pembelajaran dan kegiatan dakwah,” ujarnya.
Selain itu, Agus juga menjelaskan bahwa kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa Fakultas Teknik dan Informatika UBSI sebagai bagian dari pengalaman praktik langsung di masyarakat. Keterlibatan mahasiswa tersebut menjadi sarana untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di perkuliahan sekaligus melatih kemampuan komunikasi serta kepedulian sosial.
Baca juga : Dari Masjid untuk Masa Depan: Dosen FTI UBSI Latih Remaja Kuasai Microsoft Excel
“Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama antara dosen, mahasiswa, serta pengurus MDT AL-HAMIDIYAH. Momen tersebut menjadi sarana mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat,” tutupnya.
Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong literasi digital di berbagai lapisan masyarakat, termasuk di lingkungan pendidikan keagamaan, agar mampu memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif. (Alisa)