BSINews, Solo — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Solo yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, menggelar kegiatan Bootcamp Ramadan di Aula UBSI kampus Solo pada Kamis (5/3). Kegiatan ini diikuti puluhan mahasiswa dan bertujuan membekali generasi muda dengan keterampilan praktis untuk menghadapi perkembangan dunia digital yang semakin pesat.
Bootcamp Ramadan UBSI Bekali Generasi Muda dengan Skill
Bootcamp ini dirancang dengan memadukan dua pendekatan penting bagi generasi muda, yakni penguatan kemampuan teknis di bidang teknologi serta pengembangan keterampilan komunikasi dan kreativitas digital. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teoritis, tetapi juga pengalaman belajar yang bersifat praktis dan aplikatif.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi bertajuk “Vibe Coding” yang dipandu oleh Syaid. Dalam sesi tersebut, peserta diajak memahami proses pemrograman secara bertahap melalui pendekatan yang sederhana dan mudah dipahami. Materi yang disampaikan dimulai dari konsep dasar hingga praktik langsung menulis kode.
Selain itu, Syaid menjelaskan bahwa pendekatan praktis menjadi salah satu cara efektif untuk membantu mahasiswa memahami dasar-dasar pemrograman. “Coding tidak selalu harus terasa rumit. Dengan metode yang sederhana dan langsung praktik, mahasiswa bisa lebih cepat memahami logika pemrograman,” ujar Syaid, dalam keterangan rilis di Solo, Jumat (6/3).
Setelah sesi teknis, kegiatan dilanjutkan dengan talkshow bertema “Gen Z: Cuan dan Eksistensi di Dunia Digital”. Dalam sesi ini, dua narasumber muda, Muhammad Fahrel Yulianto dan Imron Azhari, berbagi pengalaman mengenai perjalanan mereka membangun karier di dunia media sosial serta public speaking sebagai master of ceremony (MC).
Sementara itu, Muhammad Fahrel Yulianto menekankan pentingnya membangun personal branding di era digital saat ini. “Media sosial bukan sekadar tempat berbagi konten. Platform ini bisa menjadi ruang untuk membangun identitas, memperluas jaringan, dan membuka peluang karier,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan Imron Azhari yang menyoroti pentingnya kemampuan komunikasi di ruang publik digital. “Kemampuan berbicara di depan publik dan konsistensi dalam membangun karakter diri menjadi modal penting bagi generasi muda untuk berkembang di dunia digital,” jelasnya.
Melalui kegiatan bootcamp ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya menguasai keterampilan teknis seperti pemrograman, tetapi juga memiliki kemampuan komunikasi, kreativitas, serta keberanian untuk tampil di ruang publik digital.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen UBSI kampus Solo dalam menghadirkan ruang belajar yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan menggabungkan penguasaan hard skill dan soft skill, mahasiswa didorong untuk lebih siap menghadapi berbagai peluang di era ekonomi digital. (Alisa)