UBSI Kampus Sukabumi Matangkan Kurikulum OBE untuk Tingkatkan Kualitas Lulusan

0 39

BSINews, Sukabumi — Dalam upaya meningkatkan mutu pembelajaran dan kualitas lulusan, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus  Sukabumi terus memperkuat implementasi Outcome-Based Education (OBE). Komitmen tersebut dibahas dalam kegiatan Evaluasi Akademik Semester Gasal 2025/2026 sekaligus Persiapan Perkuliahan Semester Genap 2025/2026 yang digelar pada Selasa (3/2) di UBSI kampus Sukabumi yang berlokasi di Jl. Cemerlang No.8, Warudoyong, Sukabumi.

Fokus pada Capaian Pembelajaran Lulusan

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Rektor I UBSI, Dr. Diah Puspitasari, yang menekankan bahwa penerapan Outcome-Based Education (OBE) merupakan instrumen penting dalam sistem manajemen mutu pendidikan tinggi.

“OBE harus dipahami sebagai alat untuk manajemen mutu pendidikan tinggi, bukan sekadar bentuk apresiasi terhadap kinerja dosen. Melalui pendekatan ini, perguruan tinggi dapat memastikan bahwa proses pembelajaran benar-benar berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan. Selain itu, pengakuan terhadap kinerja dosen dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat juga menjadi bagian penting untuk meningkatkan konsistensi pelaksanaan tridharma sekaligus mendorong pengembangan karier akademik dosen secara berkelanjutan,” tegasnya dalam rilis yang diterima pada Senin (9/3) di Pontianak.

Ia juga menambahkan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 44 Tahun 2024 tentang standar profesional, pekerjaan, dan tata kelola pendidikan tinggi.

Kurikulum Dirancang Berbasis Kompetensi

Dalam sesi pemaparan, Dekan Fakultas Teknik dan Informatika, Rachmat Adipurnama, menjelaskan bahwa kurikulum berbasis OBE menitikberatkan pada capaian hasil belajar mahasiswa.

“Pendekatan ini menekankan pentingnya profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), strategi pembelajaran, serta sistem penilaian. Jadi proses pendidikan tidak hanya berorientasi pada materi yang disampaikan, tetapi pada kompetensi yang benar-benar dicapai mahasiswa,” jelasnya.

Melalui pendekatan OBE, keterkaitan antara CPL, rancangan pembelajaran seperti Rencana Pembelajaran Semester (RPS), serta metode evaluasi menjadi lebih terstruktur dan terukur.

Baca juga: OBE Jadi Rahasia Gen Z Siap Kerja dan Kreatif di UBSI

Persiapan Implementasi Semester Mendatang

Dalam pengembangan kurikulum OBE, CPL berfungsi sebagai dasar dalam penyusunan struktur kurikulum, peta kurikulum, desain pembelajaran, hingga sistem penilaian. Pendekatan ini juga memungkinkan program studi melakukan evaluasi dan penyesuaian berkelanjutan berdasarkan hasil pembelajaran mahasiswa.

Implementasi OBE pada semester mendatang dinilai penting untuk membantu program studi memperjelas tujuan pembelajaran, meningkatkan standar evaluasi, serta memperkuat keterkaitan antara kurikulum dan kebutuhan dunia kerja.

UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas proses pendidikan. Melalui evaluasi akademik dan persiapan perkuliahan ini, UBSI berharap dapat memulai semester 2025/2026 dengan kesiapan yang lebih matang dalam kebijakan akademik, strategi pembelajaran, serta peningkatan layanan pendidikan bagi mahasiswa.(Tiara Sari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.