UBSI kampus Cikampek Gelar Bootcamp Personal Branding Berbasis AI untuk Generasi Muda
BSINews, Karawang – Menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif, kemampuan akademik saja tidak lagi cukup. Generasi muda juga dituntut mampu membangun citra diri yang kuat di ruang digital. Menyadari hal tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melalui UBSI kampus Cikampek kembali menggelar kegiatan pengembangan diri melalui Bootcamp bertajuk “Smarter Skills for a Smarter Generation – Upgrade Your Value, Shape Your Personal Brand with AI.”
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk komitmen kampus dalam mendukung pengembangan potensi mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun nonakademik. Bootcamp tersebut diikuti oleh mahasiswa, pelajar, hingga peserta umum yang ingin memahami bagaimana membangun personal branding yang kuat dengan memanfaatkan teknologi digital.
Baca juga: Bangun Personal Branding di LinkedIn, Strategi Fresh Graduate Menembus Perusahaan Multinasional
Dalam kegiatan ini, peserta mendapatkan materi sekaligus praktik langsung mengenai strategi membangun personal branding serta cara memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan sebagai alat bantu dalam mengembangkan nilai diri di dunia profesional.
Bootcamp ini menghadirkan dua narasumber yang merupakan penerima Beasiswa Jalur Undangan (BJU) UBSI, yakni Angga Pradita dan Rahmawati Nur Intan. Keduanya membagikan pengalaman serta wawasan mengenai pentingnya membangun identitas profesional sejak masa kuliah.
Menurut Angga, personal branding memiliki peran penting dalam membangun reputasi seseorang di dunia profesional.
“Personal branding bukan sekadar tentang popularitas di media sosial. Lebih dari itu, personal branding adalah cara seseorang menunjukkan keahlian, nilai, serta karakter profesionalnya kepada publik. Melalui platform digital seperti LinkedIn, Instagram, atau portofolio online, mahasiswa dapat menampilkan karya, pengalaman organisasi, hingga proyek yang pernah mereka kerjakan,” jelasnya dalam keterangan rilisnya di Karawang, Selasa (10/3).
Ia menambahkan bahwa personal branding yang kuat dapat meningkatkan nilai diri seseorang ketika mulai merintis karier di masa depan.
Sementara itu, Rahmawati Nur Intan menekankan bahwa teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence seharusnya dimanfaatkan sebagai alat pendukung, bukan sebagai ketergantungan.
“AI bukan tempat kita bergantung untuk mengerjakan segala sesuatu. AI hanyalah platform yang memberikan preferensi untuk membantu kita menyelesaikan tugas dengan lebih efektif. Melalui bootcamp ini diharapkan peserta dapat menentukan arah dalam membangun personal branding dengan lebih mudah serta meningkatkan value diri untuk masa depan,” ungkap Rahmawati dalam keterangan rilisnya di Karawang, Selasa (10/3).
Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memahami bahwa teknologi bukan hanya sekadar alat hiburan atau konsumsi informasi. Dengan memanfaatkan teknologi secara bijak, mahasiswa dapat menjadikannya sebagai sarana untuk membangun identitas profesional sekaligus membuka peluang karier yang lebih luas di masa depan.
Baca juga: Membangun Personal Branding di Media Sosial: Strategi Mahasiswa untuk Tampil Berdampak
Bagi siswa SMA/SMK yang ingin mengembangkan keterampilan digital sekaligus membangun kesiapan karier sejak bangku kuliah, UBSI saat ini membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB).
Kampus yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif ini menawarkan berbagai program studi yang relevan dengan kebutuhan industri digital. Informasi pendaftaran dapat diakses melalui https://pmbubsi.id dan menjadi langkah awal untuk menyiapkan masa depan karier di era teknologi.