UBSI Bekali Guru MDT Al-Hamidiyah Pemanfaatan AI untuk Pengembangan Materi Ajar
BSINews, Jakarta Barat – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) berupa pelatihan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk pengembangan materi ajar bagi guru MDT Al-Hamidiyah. Kegiatan ini berlangsung di Aula MDT Al-Hamidiyah Cengkareng, Jakarta Barat, pada Sabtu (7/3) dan diikuti oleh para guru serta tenaga kependidikan.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berkomitmen memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui berbagai program pelatihan berbasis teknologi. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan perguruan tinggi dalam membantu tenaga pendidik agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dalam proses pembelajaran.
Pelatihan teknologi kecerdasan buatan dorong kreativitas guru dalam pembelajaran digital
Pelatihan ini bertujuan memberikan pemahaman serta keterampilan praktis kepada para guru mengenai pemanfaatan teknologi AI dalam mengembangkan materi pembelajaran yang lebih menarik, kreatif, dan interaktif. Dengan memanfaatkan teknologi yang tepat, guru diharapkan mampu menciptakan media pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu meningkatkan minat belajar siswa.
Kegiatan pengabdian ini dipimpin oleh Yusnia Budiarti sebagai ketua pelaksana, dengan Wahyutama Fitri Hidayat sebagai narasumber utama yang menyampaikan materi pelatihan. Selain itu, kegiatan juga melibatkan dosen pendamping serta mahasiswa yang membantu peserta selama sesi praktik penggunaan teknologi AI.
Baca juga: Dosen UBSI Edukasi UMKM Soal Marketplace dan Digital Branding di Rawa Mekar Jaya
Perwakilan dari MDT Al-Hamidiyah, Haikal Fadhil, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pelatihan tersebut yang dinilai sangat relevan dengan perkembangan teknologi saat ini.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan pelatihan yang diberikan oleh UBSI. Melalui kegiatan ini para guru mendapatkan wawasan baru mengenai bagaimana memanfaatkan teknologi AI untuk membantu proses pembelajaran agar menjadi lebih menarik dan efektif bagi para siswa,” ujarnya dalam keterangan rilis, Sabtu (7/3).
Dalam sesi materi, Wahyutama Fitri Hidayat menjelaskan konsep dasar Artificial Intelligence serta berbagai penerapannya dalam dunia pendidikan, khususnya dalam membantu guru menyusun materi pembelajaran secara lebih kreatif.
“Teknologi AI dapat dimanfaatkan oleh guru untuk membuat berbagai materi pembelajaran seperti gambar edukatif, bahan presentasi, hingga konten pembelajaran yang lebih interaktif sehingga proses belajar menjadi lebih menarik,” jelasnya.
Selama pelatihan berlangsung, peserta juga diberikan kesempatan untuk mencoba langsung beberapa platform berbasis AI yang dapat membantu dalam pembuatan konten pembelajaran. Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui sesi praktik, diskusi, serta tanya jawab.
Salah satu peserta pelatihan mengaku kegiatan ini memberikan pengalaman baru dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan belajar mengajar.
“Awalnya kami merasa teknologi AI cukup sulit digunakan, tetapi setelah mengikuti pelatihan ini ternyata sangat membantu dalam membuat materi pembelajaran yang lebih menarik bagi siswa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan para guru MDT Al-Hamidiyah dapat semakin siap menghadapi tantangan pendidikan di era digital dengan memanfaatkan teknologi secara bijak dan produktif dalam proses pembelajaran. (Niken)