BSINews, Pontianak – Dalam upaya meningkatkan kualitas proses pembelajaran di lingkungan perguruan tinggi, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak menggelar kegiatan evaluasi kegiatan akademik sekaligus persiapan perkuliahan yang berlangsung di aula kampus pada Jumat (6/3). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula UBSI kampus Pontianak, Jl. Abdul Rahman Saleh No.18 A, Bangka Belitung Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara, Kota Pontianak. Momentum ini menjadi penting bagi sivitas akademika untuk meninjau kembali pelaksanaan proses pembelajaran sekaligus menyamakan persepsi menjelang perkuliahan yang akan datang.
Dalam kegiatan tersebut, hadir Dekan Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) UBSI, Rahhmat Adi Purnama yang memberikan pemaparan terkait berbagai aspek penting dalam penyelenggaraan pembelajaran di lingkungan kampus. Ia menyoroti sejumlah hal mendasar yang menjadi perhatian, mulai dari kualitas pengajaran, penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS), hingga keterkaitan antara Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK) dengan capaian pembelajaran lulusan di setiap program studi.
Kedisiplinan Mengajar Jadi Kunci Menjaga Mutu Akademik
Selain itu, Rahhmat juga menekankan pentingnya kedisiplinan dosen dalam melaksanakan proses belajar mengajar. Menurutnya, konsistensi dalam menjalankan RPS serta memastikan setiap materi perkuliahan selaras dengan capaian pembelajaran program studi menjadi kunci untuk menjaga mutu akademik.
Rahhmat menjelaskan bahwa evaluasi akademik merupakan bagian penting dalam menjaga kualitas pendidikan di perguruan tinggi. Melalui kegiatan ini, dosen diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran serta memastikan setiap mata kuliah mampu mendukung kompetensi lulusan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
“Pengajaran harus berjalan sesuai dengan RPS yang telah disusun. Selain itu, CPMK juga harus selaras dengan capaian pembelajaran program studi sehingga setiap mata kuliah benar-benar berkontribusi terhadap kompetensi lulusan,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (6/3).
Ia juga menegaskan bahwa kedisiplinan dalam proses mengajar menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kualitas akademik di lingkungan kampus.
“Dosen perlu menjaga kedisiplinan dalam proses pembelajaran, baik dari sisi kehadiran, penyampaian materi, maupun pencapaian target pembelajaran yang telah dirancang,” tambahnya.
Melalui kegiatan evaluasi ini, UBSI kampus Pontianak berharap seluruh dosen dapat memiliki pemahaman yang sama terkait standar pembelajaran yang diterapkan. Dengan demikian, proses perkuliahan yang berlangsung dapat berjalan lebih terarah, berkualitas, dan mampu menghasilkan lulusan yang kompeten di bidangnya, sejalan dengan komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mencetak generasi profesional yang siap menghadapi perkembangan teknologi.