Pendampingan Proposal PKM-K dan P2MW, Strategi UBSI Tingkatkan Daya Saing Mahasiswa

0 32

BSINews, Pontianak — Dalam upaya meningkatkan kualitas proposal mahasiswa pada ajang Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaan (PKM-K) dan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar kegiatan pendampingan intensif pada Senin (30/3)  di Ruang Dosen UBSI kampus Pontianak. Kegiatan ini difokuskan pada penyempurnaan draf proposal serta penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang akurat dan sesuai dengan ketentuan masing-masing program.

Pendampingan ini bertujuan memastikan proposal yang diajukan tidak hanya unggul dari sisi ide bisnis dan kelayakan usaha, tetapi juga memiliki perencanaan anggaran yang matang, realistis, dan terstruktur, sehingga mampu meningkatkan peluang lolos seleksi pendanaan.

Tingkatkan Kualitas Proposal PKM Mahasiswa Melalui Pendampingan Intensif

Kegiatan tersebut dipandu oleh Nurmalasari  selaku Koordinator BSI Entrepreneur Center (BEC) UBSI Kampus Pontianak yang memberikan arahan teknis, melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proposal mahasiswa, serta menyampaikan strategi perbaikan agar proposal lebih kompetitif. Ia juga menekankan bahwa tahap akhir penyusunan proposal menjadi bagian yang sangat krusial karena berkaitan langsung dengan kesiapan proposal untuk bersaing di tingkat nasional.

“Tahap finishing ini sangat krusial, karena tidak hanya memperbaiki tampilan proposal, tetapi juga memastikan ide bisnis yang diajukan memiliki nilai jual dan perencanaan anggaran yang realistis serta terukur. Saya berharap mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk memaksimalkan kualitas proposalnya agar lebih siap bersaing di tingkat nasional,” ujarnya.

Baca juga : Prodi Informatika UBSI Kampus Pontianak Matangkan Kualitas Pengajaran Jelang Semester Genap Melalui Rapat Evaluasi dan Koordinasi

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan revisi secara langsung berdasarkan hasil review yang diberikan. Antusiasme peserta terlihat dari diskusi yang aktif, pertanyaan yang relevan, serta kesungguhan dalam menyempurnakan proposal masing-masing.

Melalui pendampingan ini, mahasiswa UBSI diharapkan mampu menghasilkan proposal PKM-K dan P2MW yang lebih inovatif, kompetitif, dan memiliki daya saing tinggi dalam meraih pendanaan. Kegiatan ini juga menjadi bukti komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam menumbuhkan jiwa kewirausahaan serta mendorong peningkatan prestasi mahasiswa di bidang akademik maupun non-akademik.

Leave A Reply

Your email address will not be published.